News / Internasional
Rabu, 07 Juli 2021 | 08:14 WIB
Ilustrasi Pesawat dalam Badai (pixabay/Finmiki)

Suara.com - Pihak berwenang Rusia menemukan puing-puing pesawat Antonov AN-26 yang hilang kontak pada Senin (5/7/2021). Seluruh penumpang dan awak dikhawatirkan tewas.

Menyadur Euro News, Rabu (7/7/2021) sebuah pesawat yang membawa 28 orang tersebut hilang kontak di Far East pada Senin (5/7).

Pihak berwenang mengatakan mereka telah menemukan puing-puing pesawat yang hilang pada hari Selasa (6/7) sekitar 5 km dari bandara lokasi mereka akan mendarat.

Pesawat Antonov AN-26 rancangan Soviet tersebut membawa 22 penumpang dan enam awak. Menurut media Rusia, diperkirakan tidak ada yang selamat dari kecelakaan itu. Termasuk kepala daerah Palana, Olga Mokhireva.

"Penyelamat telah menemukan puing-puing pesawat, pekerjaan mereka dipersulit oleh geografi medan," kata badan transportasi udara Rusia Rosaviatsia dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke AFP.

Rosaviatsia menjelaskan puing-puing tersebut ditemukan pada pukul 21.06 waktu setempat, di dekat pantai Laut Okhotsk. Sekitar tiga puluh penyelamat kini berada di lokasi kecelakaan.

"Satu bagian dari badan pesawat ditemukan di pantai, yang lain mengapung di air," kata Gubernur Kamtachtka Vladimir Solodov.

Investigasi kriminal telah dilakukan atas insiden tersebut.

Kantor kejaksaan transportasi regional mengatakan kepada AFP bahwa pesawat itu terbang dari ibukota regional Petropavlovsk-Kamchatski ke kota Palana ketika hilang kontak.

Baca Juga: Pesawat AN-26 Rusia Hilang Kontak, Ada Kepala Daerah di Dalamnya

Pesawat turboprop bermesin ganda tersebut seharusnya mendarat di landasan pacu kota Palana, tetapi, menurut Kementerian Situasi Darurat, pesawat itu jatuh beberapa kilometer dari bandara.

Load More