Suara.com - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi mengungkapkan tsunami kasus Covid-19 di Indonesia saat ini disumbangkan oleh sejumlah faktor. Mulai dari adanya mobilitas masyarakat, menurunnya kepatuhan protokol kesehatan hingga adanya penularan virus varian Delta.
Sonny mengatakan kalau varian Delta yang berasal dari India bisa menularkan kepada 5 orang sekaligus.
"Jadi kalau varian Wuhan 1 orang bisa menularkan pada 2 orang, varian Inggris serta varian Alpha itu 1 orang bisa menularkan pada 3 orang, varian Delta 1 orang bisa menularkan pada 5 orang," kata Sonny dalam webinar bertajuk Persepsi Netizen Terhadap Penanganan Covid-19, Rabu (7/7/2021).
Kondisi tersebut lantas didukung dengan tingginya mobilitas masyarakat. Itu terjadi saat masa liburan Hari Raya Idul Fitri 2021.
Meskipun pemerintah sudah melarang kegiatan mudik, namun masyarakat tetap kekeuh untuk merayakan hari raya di kampung halaman masing-masing. Kata Sonny, seiring dengan itu, kepatuhan protokol kesehatan Covid-19 pun ikut menurun.
Sebelumnya, kasus aktif Covid-19 sempat mencapai rekor tertinggi pada 5 Februari 2021 sekitar 176.662 kasus. Sonny mengungkap pihaknya berupaya untuk menekannya dan berhasil turun.
"Tetapi sekarang ini udah hampir lebih dua kali lipat dari tanggal 5 Februari lalu. Jadi ini luar biasa sekarang ini memang penambahannya luar biasa," tuturnya.
Sonny juga menyebut kalau hasil tracing pada saat ini mengungkap kalau penularan terjadi pada mereka yang melakukan mudik atau pernah kontak erat dengan orang yang menjalankan perjalanan mudik.
"Contoh di DKI Jakarta, mereka mengetahui bahwa mayoritas yang sekarang terkonfirmasi positif adalah mereka yang pernah melakukan perjalanan mudik atau pernah berkontak erat dengan para pelaku perjalanan mudik.
Baca Juga: Sudah Lebih 1000 Warga Sulawesi Selatan Meninggal Karena Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz