Suara.com - Guam memiliki solusi paket wisata baru dengan sentuhan Covid yang sangat digemari, yaitu 'Air V&V' atau Vacation and Vaccination dengan penduduk Taiwan sebagai pelanggan pertama.
Menyadur Guardian Rabu (07/07), Guam memanfaatkan kelimpahan vaksinnya untuk menghidupkan kembali industri pariwisata dengan paket liburan yang sudah dikonsep ulang sesuai situasi kesehatan global.
Empat tur Air V&V pertama dari Taiwan telah terjual habis dengan mambawa total 439 wisatawan.
“Program ini menangkap demografi unik para pelancong di seluruh dunia yang lelah menunggu untuk divaksinasi,” jelas Carl Gutierrez, Presiden Biro Pengunjung Guam pada bulan Juni.
Ia mengatakan layanan yang unik dan berharga ini memberikan kesempatan bagi industri pariwisata agar kembali hidup dan perekonomian kembali bergejolak.
Pulau ini telah memvaksinasi sekitar 75% populasi orang dewasa sementara Taiwan menderita kekurangan besar dengan setidaknya satu dosis ke sekitar 10% penduduk dan sudah memberi vaksinasi penuh sekitar 0,2%.
Guam menawarkan pengunjung untuk memilih vaksin yang akan diterima dalam sebuah paket tur yang beragam, mulai 5 hingga 22 hari di mana suntikan pertama akan diberikan ketika pengunjung mendarat, sebelum memulai tur.
Vaksin paling populer sejauh ini adalah Moderna, dipilih oleh 38% orang diikuti oleh Pfizer sebesar 34% dan Johnson & Johnson sebesar 23%, kata agen perjalanan utama Taiwan, Lion Travel, Selasa.
Di Taiwan, vaksin mulai susah dicari karena banyak faktor, diperburuk dengan wabah besar pertama di pulau itu, yang dimulai pada bulan April.
Baca Juga: Nakes sampai Trauma, Pria yang Ngamuk karena Tak Kebagian Vaksin Ternyata Tukang Onar
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto
-
Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya
-
Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak