Suara.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta membentuk tim operasi Intelijen Yustisial untuk menyelidiki kelangkaan obat-obatan Covid-19, serta oksigen di ibu kota, seiring dengan meningkatnya angka penularan Covid-19.
Kepala Kejati DKI Jakarta Asri Agung mengatakan pembentukan tersebut untuk melakukan deteksi dini.
“Sudah kami buatkan operasi Intelijen Yustisial untuk melakukan deteksi tentang terkait adanya informasi kelangkaan obat-obatan maupun oksigen ini,” katanya pada Rabu (7/7/2021).
Dia mengemukakan, pihaknya akan mendalami dugaan penyimpangan sehingga menyebabkan obat Covid-19 dan kelangkaan oksigen.
“Kami ingin mengidentifikasi masalah apakah di situ. Ada penyimpangan atau memang karena kebutuhan yang meningkat. Ini sedang berjalan,” ujarnya.
Dalam penyelidikan itu Kejati bekerja sama dengan Polda Metro Jaya.
“Kami kolaborasi dengan Pak Kapolda, jajarannya Diskrimun dan Diskrimsus,” kata Asri.
Di samping itu, guna membantu pendistribusi oksigen, Kejati DKI Jakarta menurunkan sejumlah kendaraannya, seperti mobil tahanan dan mobil pengangkut barang bukti di RSUD Pasar Minggu.
“Kegiatan ini akan kami lakukan di lima wilayah oleh lima Kejari (Kejaksaan Negeri) yang ada di wilayah kerja Kejati DKI. Mudah-mudahan kontribusi yang sedikit ini bisa membantu kemanusiaan, kawan-kawan kita, saudara kita yang sedang mengalami sakit akibat Covid-19,” ujarnya.
Baca Juga: Krisis Oksigen dan Kematian 63 Pasien Disorot Media Asing, Terparah di Asia Tenggara
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda