Suara.com - Sebuah video beredar di jejaring media sosial memperlihatkan seorang bocah yang masuk ke dalam warung.
Bocah laki-laki itu diketahui kerap jajan tanpa membawa uang.
Padahal dirinya selalu mengambil minuman yang ada di dalam kulkas warung tersebut.
Hal itu pun disaksikan dan diabadikan oleh si pemilik warung tersebut.
"Tiap hari ini bocah ke warungku, ambil jajan tapi nggak bawa duit," tulis akun tersebut, dikutip Suara.com.
Aksi bocah itu pun direkam dan diunggah di media sosial.
Akan tetapi, sikap si pemilik warung justru disorot oleh warganet.
Video tersebut pun langsung menuai beragam komentar dari warganet.
Aksi Pemilik Warung Disorot
Baca Juga: Viral Emak-emak Ngamuk Usai Dibentak Satpol PP, Naza: Saya Menentang PPKM Darurat!
Dalam video tersebut, bocah laki-laki itu tampak tidak mengenakan baju.
Dia hanya tampil mengenakan kaus dalam dan celana pendek. Bocah tersebut terlihat percaya diri masuk ke dalam warung.
Setelah sampai di warung, dia langsung membuka kulkas yang berisi minuman dingin di warung tersebut.
Bocah tersebut pun mengambil sebuah minuman dingin dan langsung membawanya ke pemilik warung.
Sesampainya di depan pemilik warung, bocah tersebut mengaku dirinya tidak membawa uang.
Sontak, si pemilik warung pun bertanya namanya dan kedua orang tuanya.
Tak lama kemudian, si pemilik warung memberikan minuman dingin itu kepada bocah laki-laki itu.
Bocah tersebut langsung kegirangan mendapatkan minuman gratis dari si pemilik warung.
Komentar Warganet
Unggahan tersebut pun ramai dikomentari oleh warganet. Mereka menduga bahwa bocah tersebut merupakan anak si pemilik warung.
Akan tetapi ada juga yang menyoroti aksi pemilik warung.
"Bagus aja sih tapi bisa dampak buruk bagi si anak," balas warganet.
"Lucu aksinya si anak, kalau nggak ditegur ntar kebiasaan anaknya," timpal warganet.
"Ini kayaknya anaknya deh ya," kata warganet.
"Jangan dibiasakan, bukan karena rugi tidaknya takut efeknya dia sudah besar," ujar warganet.
Berita Terkait
-
Viral Tempat Hiburan di Medan Beroperasi Saat PPKM, Camat: Kalau Masih Bandel...
-
Viral Istri Dandani Suami, Transformasinya Bikin Syok: Kok Jadi Cantik?
-
Viral Emak-emak Ngamuk Usai Dibentak Satpol PP, Naza: Saya Menentang PPKM Darurat!
-
Viral Puluhan Paspampres Geruduk Mapolres Jakarta Barat, Kapolres: Cuma Salah Paham
-
Pak Gubernur, Tolong Bantu Bocah 5 Tahun Kena Penyakit Kulit Aneh di Medan
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga