Suara.com - Seorang pegawai yang bekerja di Rumah Sakit Eka Hospital, Cibubur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tetap diwajibkan bekerja secara tatap muka meskipun masih positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR. Sebelumnya pegawai tersebut sudah menjalani isolasi mandiri selama 13 hari di rumah.
Merespons hal tersebut, Head Marketing Corporate & Publik Relations Eka Hospital, Erwin Suryanto, mengatakan pihaknya mengacu pada aturan Kementerian Kesehatan. Disebutkan jika pasien sudah menjalani isolasi mandiri di atas 10 hari dengan perawatan diperbolehkan bekerja.
"Aturan baku dari kemenkes adalah pasien yang sudah isoman di atas 10 hari dengan perawatan, sudah diperbolehkan kerja," kata Erwin kepada Suara.com, Kamis (8/7/2021) hari ini.
Menurut Erwin, tidak ada lagi tes PCR lanjutan setelah isolasi mandiri berlangsung. Sebab, virus diklaim telah mati akan terdeteksi.
"Tidak ada PCR lanjutan setelah isolasi mandiri, dikarenakan menjadi tidak valid, karena virus yang sudah mati juga akan terdeteksi," kata dia.
Hasil PCR
Sebelumnya sumber Suara.com mengatakan kebijakan kantor tempatnya bekerja mewajibkan karyawannya yang sempat terinfeksi Covid-19 masuk setelah menjalani isolasi mandiri.
"Hasil PCR-nya masih positif, sudah disuruh masuk. Katanya yang penting sudah isoman 13 hari di rumah. Kecuali yang dirawat di RS baru tidak masuk," ungkap sang sumber kepada Suara.com.
Berdasrkan informasi yang didapat di bagian tempatnya bekerja ada tiga karyawan positif yang masuk bekerja tatap muka di kantor.
Baca Juga: Butuh Oksigen dan Kehabisan Rumah Sakit untuk Pasien COVID-19? Cek di Wargabantuwarga.com
"Ada 3 orang yang masih positif hasil PCR terakhir, tapi disuruh masuk," katanya.
Berita Terkait
-
Cara Pinjam Tabung Oksigen di Jakarta Klik http://bit.ly/pinjamoksi
-
Pemkot Balikpapan Buka Opsi Buka Tenda Dirikan Rumah Sakit Darurat, Begini Syaratnya
-
Butuh Oksigen dan Kehabisan Rumah Sakit untuk Pasien COVID-19? Cek di Wargabantuwarga.com
-
Saturasi Oksigen Pasien Covid-19 di Bawah 94 Persen, Lakukan Teknik Proning!
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari
-
Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik