Suara.com - Pemerintah pusat meminta pemerintah untuk bisa menekan mobilitas masyarakat di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali hingga 50 persen.
Meski sudah bisa turun hingga 40 persen, namun pemerintah pusat menilai angka itu belum cukup untuk mencegah penularan Covid-19.
Itu disampaikan oleh Tenaga Ahli Menteri Bidang Kebijakan Digital Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Dedy Permadi, dalam keterangan pers harian PPKM Darurat yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Senin (12/7/2021).
"Selain itu dengan kerja bersama pemerintah daerah juga kami minta untuk betul-betul menurunkan mobilitas masyarakat sampai dengan 50 persen," katanya.
Memang pada hasil pemantauan pemerintah pusat melalui aplikasi Google, tampak adanya penurunan pergerakan masyarakat.
Seperti pergerakan perjalanan ke kantor terpantau menurun 30 persen dan perjalanan kendaraan umum menurun di kisaran 40 persen.
Meskipun hasil dari upaya PPKM Darurat sudah mulai terlihat, namun pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah bisa mengoptimalkannya lagi.
"Ini adalah hasil yang masih perlu terus kita optimalkan. Sekali lagi mari kita upayakan penurunan mobilitas masyarakat sampai 50 persen," ujarnya.
"Tidak cukup dengan 30 persen seperti di awal tahun saat kita menekan lonjakan kasus akibat libur Natal dan Tahun Baru."
Baca Juga: Pemerintah Wacanakan PPKM Darurat Diperpanjang hingga 6 Minggu
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?
-
Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma
-
Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
-
Purbaya Ungkap BNPB Punya Anggaran Rp 5 Triliun per Tahun Buat Bencana, Siap Tambah Jika Kurang
-
Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan
-
Review Film The Dog Stars: Sinematografi Indah dalam Sunyinya Apokaliptik!
-
Mojtaba Khamenei Minta Pemimpin Negara Timur Tengah Bersatu Melawan Musuh Utama Islam
-
Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?
-
3 Cleansing Balm Lokal yang Bisa Hilangkan Komedo, Mengandung BHA Salicylic Acid
-
Review The Whisper Man: Dibintangi Aktor Besar Nggak Jaminan Bagus, Hambar!