Suara.com - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir, membuka peluang bagi tenaga medis yang baru lulus untuk diperbantukan menangani Covid-19. Mereka bisa bekerja meski tanpa Surat Tanda Registrasi (STR).
“Kita bisa menggunakan tenaga kesehatan (nakes) yang baru tamat yang belum mempunyai STR,” kata Abdul kepada wartawan di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (12/07/2021).
Para tenaga kesehatan yang baru lulus kata Abdul, akan diawasi dan diberikan pelatihan lebih dulu.
“Tentunya sebelum turun ke lapangan kami berikan pelatihan-pelatihan, pendampingan selama mereka melaksanakan tugas,” jelasnya.
Selain itu Kemenkes juga berencana melibatkan asosiasi profesi tenaga kesehatan.
“Itulah makanya Kemenkes bekerja sama dengan organisasi profesi mulai dari IDI, PPNI, kemudian profesi yang lain, kita melakukan rekrutmen tenaga-tenaga kesehatan, termasuk juga mereka-mereka yang baru tamat,” ujarnya.
Wacana tersebut dilakukan mengingat lonjakan angka kasus Covid-19 di Indonesia turut membuat kebutuhan tenaga kesehatan meningkat.
“Bahwa dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini yang sedang emergency, maka kita bisa menggunakan nakes (tenaga kesehatan) yang baru tamat yang belum mempunyai STR,” tandasnya.
Baca Juga: Resmi Jadi Tersangka, dr Lois Ditahan di Rutan Bareskrim Polri
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi