Suara.com - Di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, masyarakat tidak diperbolehkan untuk membuat kerumunan. Disamping itu, masyarakat juga harus menaati protokol kesehatan.
Seperti pada sebuah video viral yang beredar akhir-akhir ini. Demi menjalankan pernikahan, mempelai pengantin dan undangan mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
Video tersebut diunggah melalui akun TikTok pribadi dan menjadi FYP di linimasa TikTok.
"Logikanya mana? Gak masuk akal!" tulis keterangan unggahan tersebut.
Mengenakan APD lengkap
Dalam video singkat yang dibagikan, terlihat seorang mempelai wanita sedang duduk di sebuah kursi. Berbeda dengan momen pernikahan pada umumnya, wanita tersebut tidak memakai gaun pengantin, melainkan menegenakan APD lengkap.
Di depannya, terdapat sebuah meja berwarna putih. Meja itu dikelilingi oleh beberapa orang yang juga mengenakan APD berwarna biru tua.
Tidak terlihat ada singgasana pelaminan. Pernikahan tersebut terlihat sangat sederhana. Orang-orang yang mengenakan APD itu pun duduk dengan menjaga jarak.
Prosesi itu dilakukan di luar rumah dan di bawah teriknya sinar matahari. Di dalam rumah, terlihat beberapa orang yang menonton adegan tersebut. Mereka semua mengenakan masker.
Baca Juga: Masa PPKM Darurat Jakarta, Pengemudi Transportasi Online Wajib Tunjukkan STRP
Respons warganet
Melihat unggahna tersebut, para warganet pun turut memberikan komentar. Beberapa dari mereka merasa heran dengan ide dari pernikahan tersebut.
"Sumpah kalo gue mending undur nikahannya," kata warganet.
"Mungkin hari, tanggal, sudah dijadwalkan sedang PPKM baru diumumkan," tambah yang lain.
"Sekalian jemur yekan," sambung yang lain.
"Hujan aja nggak pake jas hujan," tutur warganet.
"Hihi yang nonton itu nggak pakai APD sekalian mba?" pungkas warganet.
Berita Terkait
-
Masa PPKM Darurat Jakarta, Pengemudi Transportasi Online Wajib Tunjukkan STRP
-
Maksimalkan PPKM Darurat, 27 Pintu Tol Menuju Jateng Bakal Ditutup
-
Gibran Akui PPKM Darurat Belum Bisa Tekan Angka Covid-19 di Solo
-
Ada Wacana PPKM Diperpanjang 6 Minggu, Pengusaha Mall Malas Komentar
-
Viral Video Sopir Ambulans Terobos Jalanan Demi Selamatkan Pasien, Ending Nyesek
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan