Suara.com - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Tri Tito Karnavian berharap, program kerja TP-PKK di daerah senantiasa bersinergi dengan program pemerintah daerah. Karena itu, TP-PKK perlu memahami berbagai program unggulan dan prioritas yang dimiliki pemerintah daerah. Melalui pemahaman itu, TP-PKK dapat memetakan pelaksanaan 10 prorgram pokok yang diemban TP-PKK.
Selain itu, program kerja juga perlu disusun sesuai dengan potensi yang dimiliki daerahnya masing-masing.
“Ibu-ibu selaku Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi masing-masing, agar bisa membuat program kerja yang berdasarkan potensi yang dimiliki oleh daerah masing-masing sejalan dengan pengelolaan 10 program PKK tersebut,” ujar Tri Tito Karnavian, pada acara pelantikan Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Jambi secara virtual, Rabu (14/7/2021).
Adapun Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah yang dilantik adalah Vera Rompas Mastura. Sedangkan Ketua TP-PKK Provinsi Jambi yang dilantik, yakni Hesnidar Haris. Keduanya merupakan istri dari masing-masing kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada Serentak 2020.
Tri menyadari, keberhasilan pelaksanaan program TP-PKK tak lepas dari keterpaduan antara gerakan keswadayaan dan partisipasi masyarakat dengan bimbingan serta fasilitasi dari mitra kerja. Karena itu, program pemerintah, termasuk di tingkat daerah yang berkaitan dengan peran masyarakat, diharapkan dapat melibatkan peran TP-PKK.
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga berharap agar Gubernur Sulawesi Tengah dan Gubernur Jambi dapat memberi perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan program TP-PKK. Terlebih mereka merupakan Ketua Pembina TP-PKK di daerahnya masing-masing.
“Kiranya dapat memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap program-program PKK,” harap Tri.
Berita Terkait
-
Mendagri Minta PKK Bergerak Cegah Stunting dan Kendalikan Pandemi Covid-19
-
Kemendagri Ingatkan Kepala Daerah untuk Tidak Takut Berinovasi
-
Ketua TP-PKK Sosialisasi Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana Provinsi Kalsel
-
MIPI Hadirkan Ganjar Bahas Ujian dan Tantangan Sistem Pemerintahan Daerah saat Pandemi
-
Ganjar Cerita Soal Percepatan Tangani Covid-19 dengan Jogo Tonggo, Ini Kisahnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional