Suara.com - Kisah pertemuan setiap pasangan berbeda-beda. Salah satunya adalah pasangan yang dipertemukan dengan cara taaruf.
Dalam masyarakat, taaruf dikaitkan dengan usaha perkenalan dengan tujuan untuk mendapatkan jodoh atau pasangan.
Dua individu dari masing-masing keluarga akan didekatkan dengan tujuan untuk bisa melangkah ke jenjang pernikahan.
Tak heran, cara ini membuat pasangan yang menjalankan taaruf merasa canggung dan malu-malu. Seperti halnya pasangan yang baru-baru ini viral di media sosial TikTok.
Video viral itu diunggah oleh salah satu pengguna TikTok dan menjadi FYP di linimasa TikTok.
Malu-malu kucing
Dalam video yang telah disaksikan oleh 10 juta pengguna tersebut, tampak mempelai laki-laki yang malu-malu kucing saat hendak menyentuh tangan sang wanita yang telah sah menjadi istrinya.
Begitu pula sebaliknya, keduanya sama-sama malu saat bersalaman.
Salah satu tamu undangan bahkan mencoba membantu pengantin wanita untuk memegang tangan suami.
Baca Juga: Viral Pria Bermotor Gede Ini Bagi-bagi Duit Katanya Bantuan PPKM, Sindir Pemerintah?
Akhirnya, sang istri memberanikan diri mencium tangan sang suami. Meski begitu, pasangan pengantin ini kembali terlihat malu.
Melihat hal itu, tamu undangan pun ikut meneriaki pengantin tersebut karena merasa gemas. Mempelai laki-laki tampak grogi dihadapan sang istri.
"Udah sekarang silakan dibawa. Silakan dibawa langsung. Digandeng, digandeng," ujar pembawa acara dalam pernikahan tersebut.
Momen romantis yang seharusnya terjadi malah menjadi momen yang mengundang gelak tawa bagi tamu undangan.
Lagi-lagi, mempelai pria yang mengenakan pakaian serba hitam dan peci putih itu terlihat mengusapkan keringat ke belakang bajunya.
Mempelai wanita yang mengenakan gaun serba putih itu juga ikut tertawa sambil menutupi wajahnya.
Berita Terkait
-
Viral Pria Bermotor Gede Ini Bagi-bagi Duit Katanya Bantuan PPKM, Sindir Pemerintah?
-
Potret Yamaha NMAX Melawan Kodrat, Sudah Tak Zaman Main Aspal
-
Pejabat Joget Tanpa Prokes, Ernest Prakasa Beri Sindiran Menohok
-
Ridwan Kamil Sebut 3 Kategori Masyarakat Hadapi Covid, Indonesia Mayoritas Golongan 2
-
Wanita Dituduh Mertua sampai Dicap Cewek Nakal, Banner 'Jualan Kopi Kayak Open BO' Viral
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah