Suara.com - Sebanyak 1.371 tenaga kesehatan (nakes) telah gugur akibat Covid-19. Jumlah ribuan nakes yang meninggal itu berdasarkan data yang dihimpun LaporCovid-19 selama 1,5 tahun terakhir.
Inisiator Lapor Covid, Irma Hidayana mengaku setidaknya ada 206 nakes meninggal akibat Covid-19 selama kurang lebih dari sebulan ini.
"Selama pandemi di tanah air sekitar 1,5 tahun ada 1.371 nakes yang meninggal," kata inisiator Lapor Covid, Irma Hidayana.
Tak hanya nakes, Laporcovid-19 juga mencatat data pasien Covid-19 yang meninggal dunia karena tak mendapat penolakan dari pihak rumah sakit. Tercatat, ada 675 warga yang wafat saat menjalani isolai mandiri.
"Data laporcovid sejak Juni sampai hari ini terdapat setidaknya 675 warga yang melakukan isoman dan meninggal dunia. Beberapa di antaranya mengalami penolakan dari rumah sakit," ungkapnya.
Selain itu, Laporcovid juga banyak menerima laporan dari masyarakat terkait sulitnya mendaftar program vaksin Covid-19. Kesulitan itu umumnya dilaporkan oleh masyarakat yang berada di luar wilayah Jakarta.
"Kami juga masih menerima banyak laporan yang menyatakan bahwa sulit untuk daftar vaksin di beberapa daerah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
JBK Indonesia Dorong Jokowi Umumkan Status Genting, Ini Alasannya
-
Dukung Nakes di Masa Pandemi Covid-19, Gojek Distribusikan 50 ribu Paket Voucher
-
Bukan Atas Dasar Ilmiah, Ini Alasan Ada Vaksinasi Dosis Ketiga untuk Nakes
-
Kabupaten Kukar Buka Lowongan 150 Relawan Tenaga Kesehatan untuk Dokter dan Perawat
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional