Suara.com - Beredar foto Ketua Fraksi Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas memiliki tato di lengan kanannya.
Foto ini beredar luas di media sosial. Salah satunya seperti yang dibagikan oleh akun Twitter @RachlanNashidik.
Akun ini membagikan poster Ibas yang dilengkapi dengan narasi kutipannya. Foto Ibas dalam poster itu dipenuhi tato di lengan kirinya.
Sementara itu, narasi berupa kutipan Ibas yang mengaku takut Indonesia menjadi negara gagal. Ibas sempat menyatakan hal itu karena khawatir negara tidak mampu menyelamatkan rakyatnya.
Adapun narasi yang dibagikan dalam foto sebagai berikut:
"LENGAN BERTATO TURUN GUNUNG"
"Jangan sampai negara kita disebut sebagai 'Failed Nation' akibat ketidakmampuan negara selamatkan rakyatnya," kata Ibas.
Lantas benarkah foto tersebut?
PENJELASAN
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Foto Beberapa Jenazah Covid-19 Berjejer di Bekasi?
Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Suara.com, foto Ibas bertato tidak benar. Faktanya, foto itu merupakan hasil suntingan atau editan semata.
Hal ini terlihat dari foto wajah Ibas yang telah diedit mirip ilustrasi karikartur. Sedangkan bagian tubuh dan tangan Ibas tampak nyata tanpa editan.
Foto itu diduga menggunakan tubuh orang bertato, kemudian disunting di bagian wajah. Selain itu, Suara.com juga melakukan penelusuran di akun media sosial milik Ibas.
Hasilnya, tidak ada satu pun foto Ibas yang bertato. Putra bungsu Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini terakhir mengunggah foto yang menunjukkan lengannya pada 18 Juli 2021.
Dalam foto itu, Ibas sedang membaca buku SBY yang berjudul "Selalu Ada Pilihan". Ia merentangkan kedua tangannya lebar-lebar memegang buku, dan tidak terlihat ada tato di kedua lengannya.
Penelusuran juga dilakukan dengan melihat akun Instagram istri Ibas, Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono. Ia terakhir mengunggah foto terbaru suami pada tanggal 14 Juli 2021.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Benarkah Foto Beberapa Jenazah Covid-19 Berjejer di Bekasi?
-
CEK FAKTA: Benarkah Vaksin Mengandung Racun Berbahaya?
-
Merasa Terus Difitnah, Andi Arief: Rakyat Akan Turun ke Jalan Kalau SBY Serukan
-
CEK FAKTA: Benarkah Mata Pasien Covid-19 Diambil Tanpa Sepengetahuan Keluarga?
-
CEK FAKTA: TKA China Asyik Pesta Miras di Restoran saat PPKM?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital
-
Kementerian HAM Kecam Keras Kasus Daycare Yogya: Masuk Kategori Pelanggaran Berat
-
Isu Reshuffle Menguat, Qodari: Sepenuhnya Hak Presiden Prabowo
-
Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan