Suara.com - Personel Unit Reskrim Polsek Medan Timur menangkap pelaku pemalak sopir pengangkut bawang di Jalan Veteran, Pasar Sambu Kota Medan, Sumatera Utara.
Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin, di Medan, Selasa, mengatakan pelaku yang diringkus petugas kepolisian itu, yakni GS (33).
Ia menyebutkan, pelaku ditangkap di Jalan Bulan, Pasar Sambu Kota Medan, Selasa.
"Pelaku saat ini sedang diperiksa dan dimintai keterangan," ujarnya.
Arifin mengatakan, informasi yang diperoleh di lapangan bahwa pelaku itu diduga sudah sering meminta uang kepada sopir yang berada di Jalan Veteran Medan.
"Kami duga bukan hanya sekali saja, tapi sudah berulang kali," ujarnya lagi.
Sebelumnya, video seorang pria direkam sedang melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir pengangkut bawang, dan viral di media sosial (medsos) instagram, Selasa (20/7).
Dalam video yang beredar, aksi pemalakan tersebut terjadi di Jalan Veteran Medan.
Tiba-tiba pelaku yang mengaku dari salah satu organisasi masyarakat (ormas), meminta uang kepada sopir tersebut.
Baca Juga: Dijerat Pasal Pemerasan, Preman Pemalak Sopir Truk di Jakarta Utara Terancam 9 Tahun Bui
Pelaku yang mengenakan topi juga mendatangi orang yang sedang melakukan bongkar muat barang. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Dijerat Pasal Pemerasan, Preman Pemalak Sopir Truk di Jakarta Utara Terancam 9 Tahun Bui
-
Tak Takut Jokowi, Preman Palak Sopir Truk di Jakarta Utara kembali Terjadi
-
Aksi Pemalakan di Palembang Viral, Sopir Truk Diminta Rp150.000
-
Bikin Resah, 3 Preman Pemalak Sopir Truk di Rohil Akhirnya Ditangkap
-
Viral Video Diduga Preman Palak Penghuni Kos, Adu Mulut dengan Emak-emak
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
Daftar Bansos Kini Tak Bisa Asal, Kemensos Bisa Cek Kendaraan, Listrik hingga Aset Tanah
-
Pramono Minta Daerah Penyangga Ikut Tanggung Beban Transjabodetabek, Minimal Benahi Halte
-
Bukan Hanya Soal Suhu: Apa yang Membuat Hutan Bumi Menyerap Lebih Banyak Karbon?
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Komitmen Kawal Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan
-
Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
-
Mengapa Krisis Iklim Tak Selesai Saat Dunia Capai Net-Zero Emission? Studi Ungkap Penjelasannya
-
504 Kepala Daerah Korup Sejak 2005, Mengapa Dana Banpol Tak Mampu Memperbaiki Kualitas Politik?
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo