Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut keterisian tempat tidur di Wisma Atlet saat ini berkurang hingga 38 persen dari semula 90 persen dari total kapasitas.
Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi usai memantau perkembangan keterisian tempat tidur di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran.
"Saya tadi pagi udah ngecek di Wisma Atlet. Misalnya yang dulu sudah hampir 90 persen, tadi pagi saya cek angka keterisian dari tempat tidur di angka 38 persen," ujar Jokowi saat Pemberian Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro Tahun 2021 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/7/2021).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, hal itu perlu disyukuri karena prosentase keterisian sudah turun drastis.
"Dulunya 90 persen hampir penuh. Ini juga patut kita syukuri," ucap dia.
Tak hanya itu, dia juga mengungkapkan, bahwa angka kasus Covid-19 di Pulau Jawa sudah mulai melandai. Namun angka Covid-19 meningkat di luar pulau Jawa.
Mantan Wali Kota Solo ini menyebut bahwa meningkat kasus Covid-19 karena varian Delta sangat cepat penularannya
"Saya melihat angka-angka tadi di wilayah-wilayah di Pulau Jawa sudah mulai melandai turun pelan-pelan, tetapi yang di luar Jawa gantian naik. Inilah memang Varian Delta ini penularannya sangat cepat," katanya.
Dalam kesempatan itu, dia meminta pelaku usaha untuk tetap bekerja lebih keras dan bertahan meski dalam situasi pandemi. Ia memahami omzet penjualan menurun karena dampak pandemi.
Baca Juga: Presiden Jokowi Sebut PPKM Darurat Adalah Keputusan Sangat Berat
"Bapak ibu harus bekerja lebiu keras lagi dalam situasi seperti ini bertahan dengan sekuat tenaga Meskipun mungkin omsetnya turun sampai 75 persen turun sampai separuh ya tetap harus kita jalani, " katanya.
Pun dia menyebut saat ini program vaksinasi masih terus berjalan untuk mencapai 70 persen.
Sehingga diharapkan dengan vaksinasi 70 persen, kekebalan komunal akan tercapai dan penularan Covid-19 bisa ditekan.
"Karena ini kita mesti berproses menuju pada vaksinasi 70 persen yang kita harapkan Nanti akhir tahun ini bisa kita selesaikan insyaAllah. kalau sudah 70 persen paling tidak daya tular dari virus ini menjadi agak terhambat. Kalau sudah tercapai yang namanya kekebalan komunal atau herd immunity," katanya.
Dia juga berpesan agar pelaku usaha tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Selamat bekerja keras dan kita semuanya berharap agar pandem ini segera selesai jangan lupa terus mamakai maserj abisnkegiatan cuci tangan jangan berkerumun jaga cara ini penting sekali dalam rangka mencegah penularan lebih meningkat lagi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran