Suara.com - Pada masa pandemi, sejumlah kegiatan sekolah harus dilakukan secara daring atau online. Pertemuan tatap muka untuk sementara waktu ditiadakan demi mengurangi risiko terpapar virus corona.
Hal tersebut membuat sejumlah kegiatan harus dilakukan secara online, termasuk berkemah.
Berkemah merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh peserta pramuka. Namun, di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 ini, perkemahan di alam terbuka tak bisa lakukan karena adanya pembatasan.
Alhasil, kegiatan yang seharusnya dikerjakan di luar pun terpaksa dipindahkan ke rumah melalui online, begitu pula yang terjadi pada perkemahan pramuka kali ini.
Momen unik ini dibagikan oleh akun @julpafa_ di TikTok, Minggu (1/8/2021). Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, seorang wanita membagikan momen ketika melihat adiknya berkemah online.
Tampak beberapa siswa mengikuti perkemahan online pramuka tersebut. Namun, ada satu yang menarik perhatian pengunggah video.
“Pas lihat adik yang lagi kemah online, tiba-tiba ada salah satu pesertanya yang aneh,” kata pengunggah dalam keterangan videonya.
Ia lalu memfokuskan sorotan kamera kepada siswa tersebut. Terlihat seorang siswa pria dengan seragam pramuka sedang berada di ruangan gelap dengan lilin sebagai sumber penerangan.
Terdapat barang dibawahnya yang membuat siswa itu menjadi sorotan. Terdapat tiga boneka babi dan mangkuk berisikan uang logam.
Baca Juga: Viral Foto Peraih Emas Olimpiade Apriyani Rahayu Waktu SMP
Kemudian siswa tersebut bertingkah seakan-akan sedang melakukan pesugihan babi ngepet.
“Penjiwaan banget,” lanjut pengunggah.
Disebutkan kemudian di kolom komentar, kegiatan tersebut sedang dalam sesi penerimaan tamu ambalan. Penyelenggaranya adalah SMA 2 Rembang, Jawa Tengah.
Kini, unggahan tersebut viral dan telah disaksikan sedikitnya 2 juta kali. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan dari mereka merasa terhibur dengan aksi kocak siswa tersebut.
"Fix senior pramukanya niat bener, kemah online pun ada," balas warganet.
"Konsepnya gimana kemah online ada-ada aja," komentar warganet.
“Itu kemah online apa ritual pemujaan sekte anjir,” kata warganet.
“Babinya tiga biar cepat kaya,” sebut warganet.
“Selain sekolah online, kemah online juga ada, ya,” ujar warganet disertai emoji tertawa.
Berita Terkait
-
Viral Foto Peraih Emas Olimpiade Apriyani Rahayu Waktu SMP
-
Viral Pedagang Asongan Jualan sampai Masuk di Ruang Isolasi Pasien Covid-19
-
Kurir Pamit Tak Bisa Antar Paket, Alasannya Bikin Wanita Ini Iba
-
Viral Video Warga Padamkan Api Saat Kebakaran, Lelaki Berember Merah Jadi Sorotan
-
Kembali Viral Foto Wali Kota Rahma Bareng Pria di Taman, Agung: Saya Diperas!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer