Suara.com - Ledakan yang terjadi di Kantor PT Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta, Stasiun Pegangsaan 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengakibatkan 9 orang terluka. Ada korban yang dilarikan ke RS.
"Untuk Sementara data korban luka sebanyak 9 orang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/8/2021).
Dirinci dari 9 korban, sebanyak 7 orang mengalami sesak napas. Sementara dua orang lainnya mengalami luka pada kaki.
Kemudian 2 orang korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Omni, karena sesak napas dan luka di kaki.
Pernyataan Yusri ini berbeda dengan rilis yang disampaikan Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta, Ira Yuanita.
Dalam keterangan tertulisnya, dia menyebutkan tidak korban pada peristiwa itu.
"Fokus utama kami yaitu melakukan proses evakuasiyang telah dilakukan saat insiden terjadi. Proses berlangsung lancar, seluruh petugas dan karyawan selamat dan tidak mengalami cedera," ungkapnya.
Tak Ada Benda Mencurigakan
Sebelumnya Tim Gegana tidak menemukan benda-benda mencurigakan di Kantor PT Lintas Raya Terpadu (LR) Jakarta, Stasiun Pegangsaan 2, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pasca adanya peristiwa ledakan yang terjadi pada Selasa (3/8/2021) pagi tadi.
Baca Juga: Ledakan di Kantor LRT Jakarta, Kaca Pecah di Lantai 4
Hal itu disampaikan Kapolsek Kelapa Gading, AKP Rio Mikael Tobing.
"Setelah dilakukan penyisiran oleh Gegana, hasilnya tidak ada benda-benda mencurigakan lainnya ditemukan di TKP," kata Rio kepada wartawan di lokasi, Selasa (3/8/2021).
Rio menjelaskan, diturunkan Tim Gegana ke lokasi karena adanya suara ledakan. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Karena ini kami mendapatkan informasi dari saksi bahwa awalnya ada ledakan, jadi kami sesuai dengan SOP harus koordinasi dengan Gegana untuk melakukan penyisiran terlebih dahulu apakah ditemukan benda-benda mencurigakan lainnya," jelasnya.
Rio mengatakan, dugaan sementara ledakan berasal dari pengisian nitrogen AC.
"Untuk sementara hasil dari penyidikan sementara yang dapat kami simpulkan bersama dengan tim pemadam kebakaran, sumber ledakan itu berasal dari pengisian nitrogen AC di lantai paling atas di rooftop yang kemudian akhirnya menyebar ke lantai 4 di ruang administrasi dari Depot LRT ini," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Suhu Ekstrem Landa Inggris dan Eropa, Muncul Fenomena Kubah Panas
-
Guntur Romli Kritik Prabowo Kurban Sapi Pakai Duit Negara: Tak Ada Landasan Syar'i Gunakan APBN
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?
-
Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin
-
Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur
-
Masjid Al Ikhlas Riverwalk Island Sebar Daging Kurban ke 2.000 Orang, Ini Skemanya
-
Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti
-
AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis
-
Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia
-
MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar