Suara.com - Di hari ulang tahunnya, Gus Miftah mendapatkan beberapa kue dan juga bingkisan. Salah satu yang menarik perhatian adalah nasi kuning pemberian dari salah satu Pendeta.
Hal tersebut diperlihatkan Gus Miftah dalam Instagram miliknya, @gusmiftah.
"Dapat kiriman nasi kuning ultah dari sahabat saya pendeta @pastorgilbertl. Matur nuwun pendeta," kata Gus Miftah di Instagram belum lama ini.
Dalam unggahannya, Gus Miftah menuliskan soal nasi kuning yang didapatkannya itu. Ia menanyakan apakah nasi kuning tersebut akan dimakan atau tidak.
"Panik nggak..... Panik nggak...... Makan nggak..... Makan nggak..., " sambungnya.
Sampai akhirnya dia mengingatkan bahwa kiriman apa pun dari agama lain untuk dihargai.
"Ya makan lah. Memahami agama dengan seutuhnya akan menciptakan rasa toleransi sebesar-besarnya," tutur Gus Miftah.
Tak hanya itu, Ustaz kenamaan Indonesia ini juga mengucapkan terima kasih untuk masyarakat yang sudah mendoakannya.
"Terima kasih atas ucapan dan doa dari semua pihak, mohon maaf tidak bisa membalasnya satu persatu, doa baik akan kembali kepada kita, semoga kita menjadi baik, dan penuh dengan kebaikan."
Baca Juga: Pamer ke Pacar Lagi Makan Ikan Goreng, Publik Mendadak Temukan Kejanggalan
Dalam video yang unggah, Gus Miftah juga memperlihatkan apa yang diberikan Pendeta itu kepadanya. Ternyata bukan hanya nasi kuning, pendeta tersebut juga memberikan sekeranjang buah-buahan.
"Terima kasih ya Pak Pendeta sahabat saya, ini juga ada buah nih kiriman dari Pak Pendeta, ada anggur dan apel. Terima kasih ya Pak Pendeta," jelas Gus Miftah lagi.
Unggahan itu langsung mendapatkan repons dari warganet. Banyak dari mereka yang salut akan toleransi yang diperlihatkan antara Gus Miftah dan Pendeta.
"RESPECT @pastorgilbertl Selamat ilang tahun tuan guru @gusmiftah yang paling ganteng," kata warganet di kolom komentar.
"Itulah Islam, kedamaian," timpal lainnya.
"Wah Gus sekarang salut sama Pak Pdt. Gilbert Toleransi ya antar agama lain menghormati ya," imbuh warganet.
"Wah Gus sekarang salut sama Pak Pdt. Gilbert Toleransi ya antar agama lain menghormati ya," ungkap warganet.
"Barokalloh...saling menyayangi antar makluk TUHAN...mantab," jelas warganet.
Berita Terkait
-
Pamer ke Pacar Lagi Makan Ikan Goreng, Publik Mendadak Temukan Kejanggalan
-
Dapat Kiriman Makanan dari Pendeta, Gus Miftah Panik: Makan Gak?
-
Ini Syarat Seorang Muslim Bisa Makan Daging Babi
-
Ahli Sarankan Makan Buah-buahan Utuh Dibandingkan Jus Buah, Ternyata Ini Sebabnya
-
Tetap Aman Saat Makan di Luar Selama Pandemi Virus Corona, Lakukan 5 Tips Ini
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!
-
Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi
-
Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih
-
Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!
-
Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan
-
Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi
-
Sekelompok Warga Jakarta Gelar Aksi Dukung MBG: Program Harus Lanjut, Koruptor Wajib Ditangkap
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna HUT ke-499 Kota Jakarta
-
Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Memperkeruh Situasi Nasional, Komunikasi Presiden Ikut Tersorot