Suara.com - Jumlah kasus pasien positif COVID-19 di Jakarta terus bertambah. Pada Senin (9/8/2021), ada 727 orang lagi dilaporkan terkonfirmasi positif COVID-19.
Total akumulasi seluruh kasus COVID-19 di Jakarta sejak awal pandemi berjumlah 832.226 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.
Angka penambahan harian yang dilaporkan kembali menunjukan penurunan dibandingkan satu bulan terakhir.
Kasus positif COVID-19 di Jakarta beberapa kali memecahkan rekor hingga terus berada di atas 10 ribu kasus.
Rekor laporan penambahan Covid-19 dalam satu hari adalah 14.583 kasus pada Selasa (27/7/2021) lalu.
Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar kasus COVID-19 di Jakarta, corona.jakarta.go.id.
Laman ini menginformasikan soal update COVID di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.
Berdasarkan laman tersebut, 809.087 orang dinyatakan sudah sembuh dari COVID-19 sejak awal pandemi. Jumlahnya bertambah sebanyak 1.000 orang sejak Minggu (8/8/2021).
Sementara, 12.783 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Artinya ada penambahan 13 orang sejak kemarin.
Baca Juga: Anies Targetkan Balapan Formula E Jakarta Digelar Juni 2022
Sedangkan sampai saat ini masih ada 2.926 orang yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit. Lalu 7.430 orang tengah diisolasi di fasilitas kesehatan atau mandiri.
Dengan demikian, maka sampai saat ini masih ada 10.356 kasus aktif Covid-19 di ibu kota yang sedang berjuang untuk sembuh.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, hari ini pihaknya melakukan tes PCR sebanyak 15.540 spesimen.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 9.168 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 727 positif dan 8.441 negatif.
Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 8.648 orang dites, dengan hasil 296 positif dan 8.352 negatif.
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Kembali Meledak di Jakarta, Pramono Anung: COVID-19 Urusan Menkes!
-
Gegara Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak Lagi, Pj Gubernur Heru Kembali Perketat Izin Konser
-
Tercatat Ada 2.105 Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Barat, Tertinggi di Kembangan dan Kalideres
-
Covid-19 Di Jakarta Melonjak, Pemprov DKI Tambah Kapasitas Tempat Tidur Pasien Corona
-
Wagub DKI Ungkap Subvarian Omicron Penyebab Peningkatan Kasus Covid-19 di Jakarta
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi