Suara.com - Viral video seorang wanita yang mengaku dilarang mencuci piring menggunakan air bersih saat berada di rumah mertua.
Sebagai gantinya, ia harus mencuci piring menggunakan air kolam ikan yang sudah berwarna kecoklatan.
Video tersebut diunggah oleh salah satu akun TikTok hingga viral di media sosial.
Dalam video tersebut, si wanita membagikan penampakan cucian piring yang banyak di rumah mertuanya.
"Nyuci piring di rumah mertua check. Nyucinya di kolam ikan," tulisnya dalam video seperti dikutip Suara.com, Senin (16/8/2021).
Tumpukan piring dan gelas kotor itu dibiarkan di atas tanah. Ada banyak ayam yang mengerubuti tumpukan piring kotor tersebut mencari sisa-sisa makanan.
Di samping tumpukan piring, tampak sebuah kolam berukuran cukup besar. Airnya terlihat coklat dan banyak kotoran di atasnya.
Setelah menyabuni piring dan gelas kotor, ia langsung mencelupkan piring dan gelas tersebut ke dalam kolam tersebut.
Ia mengaku, sang mertua melarangnya mencuci piring menggunakan air Pam lantaran khawatir tagihan melonjak.
Baca Juga: Tak Punya TV, Kakek Ini Rekam Siaran Gunakan HP Jadul Agar Bisa Ditonton Lagi
"Enggak boleh nyuci pakai air Pam, alasannya takut bayar mahal," ungkapnya.
Sebagai seorang menantu, ia mengaku tak bisa berbuat banyak dan hanya bisa menuruti aturan sang mertua.
Ia dan suami sudah membayar tagihan listrik setiap bulan untuk meringankan tagihan sang mertua. Namun, mertua tetap menggunakan air kolam dengan alasan ia sudah melakukannya bertahun-tahun dan tak pernah sakit.
Namun, ia mengakalinya dengan mencuci piring yang hendak ia pakai menggunakan air bersih terlebih dahulu.
"Kalau mau makan piring sendiri dicuci lagi pakai air bersih lah," ujarnya.
Video mencuci piring di kolam ikan yang kotor itu langsung menjadi sorotan publik. Banyak warganet yang geram mengetahui alasan mertua melarang mencuci menggunakan air bersih.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut
-
Dicecar Polisi 63 Pertanyaan Terkait Kasus Mens Rea, Pandji Bantah Tuduhan Penistaan Agama
-
Rayakan HUT ke-18 Partai Secara Sederhana, Sejumlah Elite Gerindra Mulai Berdatangan ke Kertanegara
-
Petaka di Jalur Besi Tanah Sareal: Warga Penjaga Palang Pintu Tergeletak Usai Tertemper Kereta
-
Sambut Praja IPDN, Wamendagri Bima Arya Tekankan Fokus Pemulihan Permukiman Warga Aceh Tamiang