Suara.com - Pemerintah mencatat angka rata-rata keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) nasional untuk ruang isolasi dan ICU Covid-19 sudah turun signifikan hingga 44,05 persen.
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah membeberkan 4 daerah dengan BOR yang masih tinggi antara lain Bali (75,55 persen), Kalimantan Timur (64,47 persen), Sulawesi Tengah (63,5 persen), dan Kalimantan Selatan (62,44 persen).
Standar ideal BOR dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO adalah di bawah 60 persen.
"Sudah tidak ada yang di atas 80 persen, jadi semuanya tidak ada lagi yang merah, artinya sekarang ini 4 provinsi harus hati-hati karena sudah di atas 60 persen," kata Dewi dalam diskusi virtual, Rabu (18/8/2021).
Sementara, 23 provinsi lainnya memiliki BOR antara 30-59 persen, dan 7 provinsi lainnya memiliki BOR di bawah 30 persen.
"Diantara 7 itu, tiganya (berada) di Pulau Jawa, kalau kemarin kan kita deg-degan karena BOR diatas 80-90 persen, sekarang Jawa Barat (27,83 persen), Banten (27,64 persen), DKI (25,55 persen) berhasil menekan angka BOR," ungkapnya.
Meski begitu, tingkat keterisian ruang ICU di 18 provinsi masih di atas 60 persen, terutama di Kalimantan Timur (83,54 persen) dan Bangka Belitung (95,48 persen).
"Paling tinggi Bangka Belitung ini di atas 95 persen, tapi kita harus paham berapa sih jumlah tempat tidur ICU di sana, belum tentu ada banyak tempat tidurnya, bisa saja tempat tidurnya sedikit sehingga dia penuh," jelasnya.
Dewi menyebut perbaikan kondisi BOR ini berkat pembatasan mobilitas masyarakat dan penambahan tempat tidur isolasi yang masif selama PPKM.
Baca Juga: Data Satgas COVID-19: 1,2 Juta Penduduk Indonesia Disuntik Vaksin COVID-19 Hari Ini
"Mulai awal Agustus per tanggal 10 ini sudah tidak ada lagi yang di atas 80 persen, kita lihat progress yang sangat baik," tutur Dewi.
Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 3.892.479 orang Indonesia, kini masih terdapat 358.357 kasus aktif, 3.414.109 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 120.013 jiwa meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB
-
Ali Khamenei Gugur, Tugas Pemimpin Tertinggi Iran Diambil Alih Dewan Sementara
-
Debat ICW: PSI dan Perindo Soroti Ketergantungan Industri Ekstraktif dan Sponsor Politik
-
Debat ICW: Desak Politisi Lepas Pengaruh Bisnis demi Cegah Konflik Kepentingan
-
Debat ICW vs Politisi Muda: Soroti Larangan Pebisnis Ekstraktif Duduk di Legislatif
-
Audiens Debat ICW Kritik Jawaban Normatif Politisi dan Desak Reformasi Antikorupsi