Suara.com - Insiden adu mulut sempat terjadi dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 Pfizer yang berlangsung di mal Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021). Pihak penyelenggara pun buka suara terkait kejadian yang sempat viral di media sosial tersebut.
Koordinator Sentra Vaksinasi Covid-19 Mall Cilandak Town Square, Kolonel Piter Dwi Ardianto mengatakan, kegiatan ini digelar oleh salah satu bagian Mabes TNI dan bekerja sama dengan mal Cilandak Town Square, dan Puskesmas Cilandak. Sedianya, kegiatan itu berlangsung pada pukul 08.00 WIB.
Hanya saja, lanjut Piter, para peserta sudah datang sejak pukul 07.00 WIB. Sebab, untuk pendaftaran, panitia menggunakan sistem on the spot.
Piter juga menyebut, hari ini adalah hari pertama penyelenggaraan vaksinsi Pfizer di lokasi. Tak hanya itu, dia menyatakan jika vaksin Pfizer yang tersedia untuk kegiatan ini hanya berjumlah 120 dosis.
"Hari ini penyelenggaraan vaksin Pfizer yang pertama, jumlahnya 120 dosis dengan sistem on the spot, bukan link ya," kata Kolonel Piter dalam sambungan telepon, sore ini.
"Tadi jam 07.00 WIB saya datang, mereka (peserta) sudah ramai gitu, ada duduk ada berdiri. Tapi memang acara belum kami mulai, petugas saya ketika itu juga belum ada," kata dia menambahkan.
Karena jumlah dosis terbatas, maka Piter selaku koordinator memberi penjelasan kepada peserta yang sudah berada di lokasi -- tentunya sebelum acara dimulai. Namun, ada salah satu peserta yang malah tidak terima dan berkata keras -- bahkan sampai ada peserta yang menunjuk Piter.
"Kemudian kalau di video ada orang baju merah kan ya, dia langsung diri dan langsung tunjuk-tunjuk saya," sambungnya.
Meski pada kenyataaanya, orang yang sempat bersitegang dengan panitia mendapatkan dosis vaksin Pfizer. Kata Piter, insiden adu mulut hanya berlangsung sebentar saja.
Baca Juga: Viral Aksi Wanita Pecahkan Kaca Mobil Pakai Helm, Diduga Suaminya Selingkuh
"Padahal yang baju merah itu dapat dosis vaksin, karena memang dia sudah antre, mungkin memang merasa ingin dulu-duluan antre, merasa semua berhak dapat dan duluan," jelas Piter.
"Prinsipnya saya bilang, jumlah vaksin hanya 120 dan pada pukul 08.00 WIB saya akan menjalankan kegiatan vaksin. Mereka sedikit terima," tutup dia.
Viral
Sebelumnya, insiden tersebut dibagiakan dalam bentuk video oleh akun @jktinformasi. Dalam video berdurasi 14 detik tersebut memperlihatkan ada beberapa orang yang tengah berdebat. Sedangkan, sejumlah orang terlihat sedang duduk dan mengantre vaksinasi.
"Keributan adu mulut dan saling berebut di antrean vaksin Pfizer di Cilandak Town Square," tulis akun Instagram @jktinformasi.
Kejadian itu turut mengemukan di media sosial Twitter. Akun @Bp_HasbiJunaedi turut mengunggah video serupa.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Wanita Pecahkan Kaca Mobil Pakai Helm, Diduga Suaminya Selingkuh
-
Garang saat Malak hingga Viral, Ngeheng Merengek Ditangkap Polisi
-
Hendak Keluarkan Mobil, Pemilik Rumah Dibikin Syok dengan Keberadaan Kendaraan Ini
-
Viral ART Dianiaya di Pulogadung, Diduga Dipicu Penyiraman Air Kotor ke Rumah Pelaku
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Prabowo: Soal Perbaikan IPK Tidak Boleh Omon-omon
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh