Suara.com - Pemuda yang menguburkan jenazah ibunya di halaman rumah menjadi viral. Penampakan makam yang berada di pekarangan rumah itu menjadi perbincangan publik.
Pemuda ini membagikan kuburan sang ibu di akun TikTok @adhefin. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 600 ribu kali dan mendapatkan 45 ribu tanda suka.
"Mungkin ini caraku," tulisnya sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Selasa (31/8/2021).
Dalam video, cowok itu sedang membersihkan kuburan sang ibu. Pekarangan rumahnya sendiri tidak beralas tanah melainkan batu seperti trotoar.
Namun khusus kuburan sang ibu, pemuda ini memang membuatnya semirip mungkin dengan pemakaman. Ia memberikan batu nisa berwarna hitam di atas kuburan.
Tak hanya itu, pemuda ini juga merawat kuburan sang ibu dengan baik. Kuburan ibunya itu dipenuhi dengan rumput yang hijau dan segar.
Alhasil, wujud kuburan ibu di halaman rumah terlihat indah. Pemuda ini juga tetap berziarah ke makam ibu layaknya pergi ke kuburan.
Meski berada di rumah, ia tetap mengenakan pakaian yang sopan saat nyekar di kuburan ibu. Pemuda ini mengenakan sarung dan peci, lalu berlutut mendoakan ibu di samping batu nisan.
Pemuda ini juga sesekali mengelus-elus batu nisan kuburan. Ia tak lupa menaburkan bunga mawar dan melati di kuburan ibunya dengan rapi.
Baca Juga: Untuk Penguatan Kolaborasi, Indeks Pengembangan Pemuda ASEAN Fase 2 Diluncurkan
Menguburkan jenazah di halaman rumah sendiri memang jarang dilakukan masyarakat. Namun, pemuda itu mengakui hal itu sebagai bentuk rasa sayang kepada ibunya.
Ia bahkan menyukai salah satu komentar warganet tentang manfaat kuburan di rumah. Ada warganet yang berkomentar cara itu bisa menghindari rebutan harta.
Pasalnya, warganet rumah akan sulit dijual jika ada kuburan. Selain itu, membuat kuburan di halaman rumah juga dianggap bisa membuat keluarga selalu mengunjungi makam almarhum dengan mudah.
"Manfaat kuburan di halaman rumah, jadi kalau rebutan harta, rumah gak bisa laku kejual. Biar tetap pulang nengokin," komen warganet.
Warganet juga banyak menuliskan beragam pendapat lainnya. Berikut komentar-komentar warganet terkait kuburan di halaman rumah:
"Aku ingin jika suatu saat nanti aku mati, dimakamkan di halaman rumah. Agar anak cucuku kelak setiap hari mengunjungi dan mendoakanku," komen warganet.
"Jujur saya takut. Sering menghayal kalau mati," celutuk warganet.
"Kalau pikiran kita positif, maka kita tidak akan ada rasa takut melihat hal seperti kuburan," timpal yang lain.
"Di Kalimantan Selatan rata-rata kuburan di depan atau di belakang rumah. Jadi buat orang luar mungkin agak aneh tapi itu sudah hal biasa," jelas warganet.
"Hikmah dalam video ini, sayangi dan rawatlah kedua orang tuamu selagi ada. Jangan sampai menyesal di kemudian hari," pesan warganet.
"Andai nanti rezekiku cukup, aku jadi pengen orang tuaku dimakamkan di area rumahku. Biar bisa berkunjung terus," harap warganet.
Video yang menjadi viral di TikTok ini bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Untuk Penguatan Kolaborasi, Indeks Pengembangan Pemuda ASEAN Fase 2 Diluncurkan
-
5 Potret Sederhana Buya Syafii Maarif, Naik KRL Hingga Pakai Celana Ditambal
-
Cetak Formulir Vaksin Sebesar Kertas Pemilu, Pria ini Jadi Pusat Perhatian Petugas
-
Terungkap! Ini Sosok Penghulu Viral yang Menghibur Pengantin Baru
-
Ibu Bilang Dulunya Mirip Artis, Potretnya saat Masih Muda Jadi Sorotan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar