Suara.com - Seorang pengantin menceritakan pengalaman buruknya sudah membayar mahal jasa dekorasi untuk pernikahan mencapai Rp 46 juta.
Namun, hasil dekorasi yang didapatkan justru membuatnya kecewa habis-habisan.
Curhatan pengantin itu diunggah oleh salah satu akun TikTok hingga viral di media sosial.
"Ekspektasi pelaminan budget Rp 46 juta penuh bunga-bunga," tulisnya dalam video seperti dikutip Suara.com, Selasa (31/8/2021).
Satu hari sebelum pesta pernikahan dihelat, ia menggelar acara pengajian di kediamannya.
Saat itu, ia masih belum merasakan ada yang aneh dengan dekorasi pelaminan yang dipasang di rumahnya itu.
"H-1 pas pengajian belum merasa ada yang aneh," ujarnya.
Tepat di hari berbahagianya, ia terkejut saat melihat dekorasi di pelaminan.
Dekorasi bunga yang ditata di pelaminan sangat sedikit, bahkan hanya diberikan bunga-bunga krisan saja.
Baca Juga: Dulu Dibully Tak Bisa Baca, Warganet Ini Sukses Jadi Dosen di Usia 22 Tahun
"Hari H shock dong, dekorasi minim banget, bunganya dikit, cuma dikasih bunga krisan doang," ungkapnya.
Ia menduga ada permainan harga dibalik biaya dekorasi Rp 46 juta. Pasalnya, dekorasi yang diberikan tidak sesuai dengan harga yang dikeluarkan.
"Enggak wajar banget bro budget Rp 46 juta untuk dekorasi, hiburan dan dokumentasi kayak gini," ucapnya.
Si pengantin wanita mengaku, sudah menyerahkan urusan dekorasi pernikahan kepada tetangganya. Setelah ia mencari tahu, ternyata harga dekorasi tersebut tak mencapai RP 46 juta.
"Ini aku diurus tetangga untuk cari vendor. Pas aku cari tahu harga aslinya ke vendornya, ternyata itu semua total Rp 25,5 juta," ungkapnya.
Insiden tersebut membuatnya sangat kecewa dan terpukul. Saking kesalnya, ia menghapus semua dokumentasi pernikahannya.
Curhatan pengantin itu langsung viral di media sosial. Beragam komentar dari warganet langsung membanjiri kolom komentar akun tersebut.
"Wah, di daerahku Rp 12 juta dekornya mewah, lengkap dengan make up dua kali dan gaun tiga kali ganti," kata seorang warganet.
"Di tempatku Rp 46 juta bisa dapat di gedung," ucap seorang warganet.
"Kasihan kalau uangnya ditilep," timpal warganet lain.
"Menurutku sih enggak sesuai, dekorasinya biasa saja dan itu enggak termasuk make up loh, yang sabar ya kak," balas warganet lain.
"I know what ypu feel mbak. Pasti pengin banget mengulang momen yang fail banget tapi gimana lagi sudah benar-benar berantakan," ujar warganet lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!