Suara.com - Viral video warganet saat memasak kue cupcake berwarna pelangi. Video itu dibagikan oleh akun TikTok Michelaureliaa dan menjadi FYP di linimasa TikTok.
Sedikitnya 1,2 juta pengguna TikTok telah menyaksikan video tersebut.
Dalam video singkat yang dibagikan, terlihat sang pemilik akun akan membuat sebuah kue. Ia membuat adonan dengan beragam warna.
Pertama ia membubuhkan pewarna merah pada adonannya. Kemudian, ia menambahkan pewarna coklat dan juga biru. Adonan itu kemudian diaduk hingga merata.
Hasilnya, adonan yang semula berwarna putih berubah menjadi warna warni.
Sang pemilik akun kemudian menuangkan adonan itu satu persatu ke dalam tempat cup kecil yang telah disediakan.
Ia menuangkan adonan mulai dari warna cokelat pada lapisan pertama, diikuti warna biru pada lapisan kedua, dan warna merah muda pada lapisan paling atas.
Sesudah itu, ia mengaduk adonan itu agar tercampur dan timbul gradasi warna.
Setelah diaduk, warna cupcake itu menjadi indah bak pelangi berwarna biru merah muda dengan sedikit aksen cokelat.
Baca Juga: Menggema di Twitter, Mahasiswa UNAIR Berisik Dukung Produksi Vaksin Merah Putih
Selanjutnya, ia memasukan adonan itu ke dalam oven untuk dimasak.
Setelah menunggu beberapa lama, sang pemilik akun mengeluarkan kue-kue itu dari dalam oven. Namun, hasil masakan kue tersebut menjadi tak terduga.
Bentuk matang dari kue tersebut berwarna cokelat kehitaman. Warna biru pastel yang sebelumnya indah, menjadi warna biru kehitaman yang tampak seperti jamur pada roti.
"Gagal," tulis sang pemilik akun.
Melihat video tersebut, warganet memberikan beragam komentar. Beberapa dari mereka merasa terhibur menyaksikan video tersebut.
"Adonan: kami sudah berusaha semaksimal mungkin, maaf mengecewakan," tulis warganet sambil membubuhi emoji tertawa.
"Keren sih konsepnya kayak jamuran gitu," canda warganet.
"Bolu radioaktif," tambah yang lain.
"Bukan salah kamu, bukan salah adonannya, bukan salah bolunya, ini semua salah aku yang terlalu berharap," ujar warganet.
"Ketawa banget sampe mau hancurin tembok besar cina," ucap warganet.
Berita Terkait
-
Menggema di Twitter, Mahasiswa UNAIR Berisik Dukung Produksi Vaksin Merah Putih
-
Sumatera Utara Bebas dari Zona Merah Covid-19
-
Ibu Sesenggukan Usai Dapat Kabar Anaknya Meninggal, Tindakan Kru Kereta Api Bikin Terenyuh
-
Alamat Rumah Dipakai Tetangga untuk Beli Barang COD, Pas Ditegur Malah Begini
-
Sosok Ustaz Anas Fauzi, Penghulu Viral yang Nasihatnya Jadi Sorotan Warganet
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
Harga Pangan Jakarta Mulai Merangkak Naik di Awal Ramadan
-
KPK Periksa Mantan Wakil Bupati Pati hingga Sejumlah Kepala Desa Terkait Dugaan Pemeresan Sudewo Cs
-
Suami Dwi Sasetyaningtyas Kena Sanksi LPDP, Mahfud MD Bongkar Alasan Ngeri WNI Benci RI
-
Kemenkes Reformasi Skema PPDS, Utamakan Putra Daerah untuk Atasi Krisis Dokter Spesialis
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Mahfud MD Geram Pernyataan Dwi Sasetyaningtyas Soal Anak WNA, Setuju Sanksi Cabut Beasiswa
-
Jaksa Tetap Tuntut Marcella Santoso 17 Tahun Penjara Terkait Kasus Suap Minyak Goreng
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia