Suara.com - Viral di media sosial curhatan wanita tentang riasan pada hari pernikahannya. Kisah itu dibagikan melalui video TikTok dan menjadi viral.
Sedikitnya satu juta pengguna TikTok telah menyaksikan video tersebut.
Dalam video singkat itu, sang pemilik akun tak sabar untuk menunggu hari pernikahannya. Ia membayangkan dirinya tampil cantik mengenakan siger sunda.
Namun, harapannnya tak sesuai dengan kenyataan. Riasannya pada hari pernikahan tampak tak memuaskan wanita tersebut.
"Huhh tarik nafas," tulis sang pemilik akun.
Tampak eye liner yang berantakan di mata sang wanita. Tak hanya itu, lem bulu mata yang menempel di matanya juga tersebar kemana-mana.
"Tolong bulu mata lemnya kemana-mana," ucapnya.
Sang pemilik akun kemudian menjelaskan kronologinya di kolom komentar. Awalnya, ia sudah memilih memilih MAke up Artist (MUA) yang sesuai dengan seleranya.
Namun, semakin mendekati hari pernikahan, rencananya berubah. Lokasi pernikahan yang awalnya di Sukabumi berpindah ke Cianjur.
Baca Juga: Viral MUA Ungkap Ketakutan saat Rias Pengantin, Ternyata Gegara Serbuan Sosok Ini
Sayangnya, sang pemilik akun tidak memiliki referensi MUA di Cianjur. Akhirnya, ia memilih MUA dengan melihat referensi di Facebook.
"Yaa gitu deh intinya kurang selektif milih MUA karena waktu mepet," tulisnya.
Melihat video tersebut, warganet memberikan beragam komentar.
"Pentingnya memilih MUA yang tepat. Nggak harus mahal sih karena sekarang juga banyak MUA dengan budget bersahabat tapi riasannya bagus," ujar warganet.
"Ya Allah pingin nangis momen seumur hidup malah kayak gini," kata warganet iba.
"Kakak gue bela-belain pakai WO mahal karena ngejar make upnya bagus. Mau segede apapun nikahannya kalau make up pengantinnya jelek nyesel seumur hidup," ucap warganet.
"Saran aja buat yang mau nikah terus punya MUA impian, nabung jauh-jauh hari minimal untuk MUAnya aja, biar dekor dll pilihan ortu," saran warganet.
"Sabar ya kak, salah pilih MUA tuh," tutur warganet.
Berita Terkait
-
Curhatan Sopir Angkot di Tengah Pandemi, Bekerja Sejak Subuh Hanya Dapat Rp 15 Ribu
-
Viral Motor Dinas Ketua RW Jadi Sorotan Publik, Wujudnya Bikin Geleng-Geleng Kepala
-
Haru! Aksi Pasutri Baik Hati Bantu Pria yang Tak Mampu Bayar Biaya RS
-
Viral Tutorial Buat Kue Ultah Tas Hermes Bermotif Kulit Buaya, Hasil Bikin Melongo
-
Angka Penonton Naik Saat Pandemi Covid-19, Ini Bahaya Kecanduan Film Porno
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Pakar: Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung Tak Punya Dasar Hukum, Hanya Redam Konflik Institusi
-
Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS
-
Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Berisiko Mandek, Pukat UGM Desak KPK Ambil Alih
-
Riset ITS Kembangkan Bensin Sawit: Seberapa Besar Peluangnya Menggantikan BBM Fosil?
-
Ancaman Bom Warnai Hari Pertama MPLS, Pemprov DKI Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi
-
Pesan 'Bunda' untuk Siswa di Hari Pertama MPLS 2026: Saling Jaga Teman, Jangan Ada Lagi Perundungan
-
Anak Korban Kekerasan Seksual 27 Pria di Sampang Butuh Pemulihan, Bukan Sekadar Hukuman Pelaku
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum