Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku dirinya masih menjalani isolasi mandiri, sepulangnya dari pertemuan antara menteri kesehatan negara G20.
Diketahui pertemuan itu dilangsungkan di Roma, Italia pada awal September. Cerita soal karantina itu disampaikan Menkes Budi dalam rapat virtual bersama Komisi IX DPR, hari ini.
"Mohon maaf saya baru kembali dari meeting G20 di Italia kemarin jadi saya masih perlu karantina 8 hari. Jadi sekarang masih ada di Four Season," kata Budi, Senin (13/9/2021).
Dalam rapat tersebut, Budi memaparkan perlunya penjagaan pintu-pintu masuk ke Indonesia guna mencegah penyebaran Covid-19, terlebih mengenai varian baru.
Upaya penjagaan itu salah satunya ialah dengan menerapkan karantina, semisal yang dilakukan Budi.
"Oleh karena itu penting bagi kita untuk menjaga border kita. Perbatasan kita pintu-pintu masuk kita, memperketat namanya entry dan exit test dan termasuk mendisplinkan proses karantina," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bebas Berkeliaran! 3 Ribu Orang Terpapar Covid-19 Masuk Mal, Kereta hingga Bandara
-
Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia Dapat Pujian Dari Pimpinan Negara Lain
-
Menkes Budi: Penanganan Covid-19 Indonesia Dipuji Negara Lain, Dirisak Negeri Sendiri
-
Menkes Budi Gunadi Curhat Dibully Netizen Soal Penanganan Covid-19
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan
-
Tersangka Korupsi Kini 'Dilindungi' dari Konferensi Penetapan KPK Imbas KUHAP Baru
-
Kronologi Suap Pajak KPP Madya Jakut: Diskon Rp59 M Dibarter Fee Miliaran Berujung OTT KPK