Suara.com - Ketua Umum Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI), Bahtiar melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Pusat MIPI periode 2021-2026. Pelantikan berlangsung secara hybrid dari Sasana Bhakti Praja, Gedung C Kantor Pusat Kemendagri, Selasa (14/9/2021).
Dalam sambutannya Bahtiar menegaskan, kepengurusan periode yang baru saja dilantik ini bakal melanjutkan tugas yang sudah dijalankan pada periode sebelumnya, termasuk, tugas yang telah direncanakan tapi tersandung pelaksanaannya karena pandemi Covid-19.
"Kami tentu akan melanjutkan hal-hal yang baik yang telah dilakukan, bahkan mungkin hal-hal yang telah direncanakan hanya mungkin terkendala pandemi Covid-19 (jadi) belum sempat diselesaikan, tugas kami akan melanjutkan," ujar Bahtiar, yang notabene Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol & PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Selain itu, pihaknya juga bakal membangun komunikasi dengan kepengurusan sebelumnya, untuk memperoleh rekomendasi terkait apa saja yang perlu dilakukan oleh kepengurusan sekarang. Di samping itu, Bahtiar juga mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi atas pengabdian yang telah diberikan oleh kepengurusan sebelumnya.
Sementara itu, Bahtiar menjelaskan, MIPI merupakan organisasi masyarakat, bukan hanya untuk birokrat. Karena itu, ia terbuka kepada siapa saja yang tertarik untuk bergabung.
Dia mengatakan, MIPI harus lebih dekat dengan masyarakat, salah satunya melalui program yang dijalankan. Selama ini, tutur Bahtiar, program kegiatan yang telah berlangsung, seperti webinar selalu berusaha melibatkan masyarakat.
"Organisasi ini tentu akan kami bawa tidak menjadi eksklusif, tapi harus lebih inklusif dan lebih bisa berbaur dengan masyarakat semuanya, dan juga praktisi pemerintahan seluruh Indonesia," terang Bahtiar.
Di lain sisi, Bahtiar berharap, MIPI dapat menjadi penghubung antara pihak yang memerintah dengan yang mendapat perintah. Peran tersebut dapat dilakukan dengan memberikan berbagai gagasan, baik melalui pengembangan ilmu pengetahuan berupa pelatihan, peningkatan kompetensi, dan upaya lainnya.
Untuk mendukung itu, lanjut Bahtiar, MIPI telah memiliki beragam struktur seperti bidang training dan kompetensi, bidang kerja sama, bidang publikasi, serta lainnya.
Baca Juga: Kemendagri Minta Pemda Atensi Penyesuaian Budaya Kerja
Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar juga memperkenalkan sekaligus me-launching website resmi MIPI, yakni https://mipi.or.id. Website tersebut diharapkan dapat menjadi kanal informasi dan saran sosialisasi terkait program/kegiatan MIPI kepada masyarakat.
Berita Terkait
-
Kepada Peserta yang Ikut Seleksi PNS, Kemendagri: Diharapkan Sesuai Panggilan Hidup
-
BKN Apresiasi Penerapan Protokol Kesehatan pada Pelaksanaan SKD di Kemendagri
-
MIPI Angkat Webinar Inovasi Pengentasan Kemiskinan Bidang Pertanian dan Peternakan
-
PKK Pusat Salurkan 10 Ribu Paket Sembako kepada Masyarakat Terdampak Pandemi
-
Terharu Didoakan Kader PDIP, Megawati Menahan Tangis Tepis Hoaks Sakit
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
'Pak Minta Nama!', Cerita Haru Nenek di Istana hingga Prabowo Usulkan Nama Adi Dharma
-
Puji Kontribusi Masif Warga Jateng, Pramono Anung: Pilar Penting Jakarta Menuju Kota Global!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Iran Berencana Kenakan Biaya untuk Kapal yang Melintas Selat Hormuz
-
Fasilitas Pipa Minyak Arab Saudi Pulih, Penyaluran Capai 7 Juta Barel Per Hari
-
Satpol PP Gandeng TNI-Polri Sikat Preman Tanah Abang, Pangkalan Bajaj Liar Ikut Ditertibkan
-
Vladimir Putin Siap Bersua Prabowo Subianto di Moskow, Isu Energi hingga Global Dibahas
-
Negosiasi dengan AS Gagal, Iran: Selat Hormuz Sepenuhnya di Tangan Kami!
-
Jelaskan Anggaran EO Capai Rp113,9 M, Kepala BGN: Mekanisme Sesuai Aturan dan Terbuka untuk Diawasi
-
Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!