Suara.com - Ali menghabiskan 14 jam penerbangannya dengan tenang. Meskipun ia naik pesawat seorang diri, bocah tiga tahun ini tak gelisah karena petugas berkata ia akan bertemu dengan ayahnya begitu pesawat mendarat di Kanada.
Menyadur The Globe and Mail Rabu (15/9/2021), Ali adalah salah satu korban konflik Afghanistan yang selamat dari ledakan bandara Kabul bulan lalu. Ia dievakuasi seorang diri karena terpisah dari Ibu dan saudaranya yang lain.
Setelah ledakan dan kekacauan di bandara Kabul, Ali berhasil diselamatkan dan masuk panti asuhan di Qatar selama dua minggu. Ayahnya, Sharif yang sudah dua tahun merantau di Kanada berhasil melacaknya.
Berkat upaya yang terkoordinasi oleh PBB, pemerintah Kanada dan Qatar Ali berhasil dievakuasi ke tempat tinggal ayahnya, Ontario.
Stella Dshurina, petugas proyek Organisasi Internasional untuk Migrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang bertemu Ali malam sebelum menemaninya dari Doha ke Kanada mengatakan bocah ini sangat tenang.
“Dia benar-benar anak yang luar biasa, berperilaku sangat baik dan sangat dewasa untuk anak seusianya,” katanya.
Ali diterbangkan dari Kabul bersama pengungsi lainnya pada 28 Agustus ke Doha dan mendarat pada Senin malam di Bandara Pearson Toronto.
Sementara sahabat Sharif di Kanada Mohammad Samsor membantu kepulangan Ali dari Toronto agar ayah dan anak itu segera berkumpul kembali.
Sharif bahkan berkata tak bisa tidur selama dua minggu karena memikirkan keluarganya, terutama putranya, Ali yang akan diberangkatkan seorang diri. Ayahnya tak bisa melepaskan pelukannya ketika mereka bertemu kembali.
Baca Juga: Tak Sempat Dievakuasi Inggris, Penembak Jitu Afghanistan Dieksekusi Taliban
Sayangnya, ibu Ali, Khadija yang juga namanya disamarkan tak bisa berkumpul dengan suami dan anaknya yang berhasil keluar dari Afghanistan.
Ia dan anak juga keponakannya masih tertahan di Afghanistan namun mereka dilaporkan sudah berada di tempat yang aman setelah selamat dari ledakan bulan lalu.
Seorang pejabat senior di kementerian luar negeri Qatar mengatakan pemerintahnya akan membantu jika diminta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas