Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar iklan rokok tak lagi dipasang. Berbagai minimarket yang kerap menjadi tempat iklan rokok, diminta segera dicabut atau diturunkan.
Meski sudah ada aturan Seruan Gubernur (Sergub) nomor 8 tahun 2021 tentang pembinaan kawasan bebas merokok, banyak minimarket yang masih memajang produk rokok atau iklannya. Riza pun meminta kesadaran penyelola agar tak lagi melakukannya.
"Kami ingin masyarakat ada kesadaran. Kita harus patuh, taat, disiplin dengan kesadaran sendiri karena itu menjadi satu kebutuhan," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (17/9/2021).
Ia pun berharap petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) tak perlu sampai turun melakukan razia pemasangan iklan rokok.
"Jangan karena ada sanksi hadirnya aparat, baru kita disiplin," jelasnya.
Agar aturan semakin mengikat, Riza menyebut pihaknya akan menerapkan insentif dan disinsentif soal pemasangan iklan rokok di Jakarta. Namun, ia belum mau memberikan rinciannya karena hal ini masih dalam pembahasan.
"Ini masih berproses. Dalam penerapan regulasi, pasti ada reward dan punishment secara bertahap. Nanti kita akan atur mekanismenya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Syarat Gencatan Senjata Permanen Iran, Israel Wajib Angkat Kaki dari Lebanon
-
Infrastruktur Uzur, Rano Karno Sebut Jalanan di Jakarta Masih Rawan Amblas
-
Rencana MBG di Arab Saudi, DPR: Jangan Ngide, Benahi Dulu yang Amburadul!
-
Klaim Investasi Seskab Teddy Dipreteli Guntur Romli: Menyesatkan Publik
-
Ironi Korupsi Haji: Bos Maktour Absen Diperiksa KPK Karena Sedang Ibadah di Arab Saudi
-
Tak Sesuai Fakta, Seskab Teddy Dinilai Overclaim Soal Nilai Investasi Buah Diplomasi Prabowo
-
Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal
-
Kompolnas Nilai Sanksi Saat Ini Belum Bikin Jera Polisi Terlibat Narkoba
-
Berkas Lengkap! Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Kritik Rencana MBG untuk Anak Sekolah Indonesia di Arab, DPR: Urus Dulu yang di Dalam Negeri