Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan perjuangan seorang guru honorer yang menderita stroke untuk mengikuti ujian PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @lambeturah_official, Jumat (17/9/2021) tampak guru honorer tersebut kesulitan berjalan meskipun sudah memakai tongkat.
Ia siap mengikuti tes untuk menjadi guru berstatus PPPK, namun kondisi fisiknya membuatnya sedikit terlambat memasuki ruangan.
Dalam video tersebut, tampak guru honorer itu berhenti sejenak dan meminum air dari botol yang ia bawa. Agar tak semakin terlambat, ia pun digendong oleh seseorang yang mendampinginya.
Guru Honorer yang diketahui bernama Imas Kustiani itu mengajar di sebuah SD di kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ia menderita stroke sejak 7 tahun lalu.
"Ibu Imas Kustiani S.Pd (53th) seorang guru honorer K2 di SDN Wancimekar 1 Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang tak kenal lelah dan putus asa untuk memberi ilmu pengetahuan kepada anak muridnya kendati dirinya tengah menderita stroke yang telah berlangsung selama 7 tahun," bunyi keterangan dalam unggahan tersebut.
Menangis di depan monitor
Ketika sampai di dalam ruangan, Ibu Imas diturunkan dari gendongan pria yang mendampinginya. Beberapa petugas dan sesama peserta ujian juga turut membantu Ibu Imas menempatkan diri di kursi yang sudah di sediakan.
Diduga karena mengalami kelelahan dan harus segera menata fokus untuk mengerjakan soal ujian, tangis wanita 53 tahun itu pun pecah seketika.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka merasa terharu melihat perjuangan Ibu Imas agar bisa lolos seleksi PPPK.
"Ya Allah, the real pahlawan bangsa," komentar salah seorang warganet.
"Sehat selalu bu semoga rezeki dapat diangkat jadi PPPK," sahut warganet lain.
"Harus diapresiasi sangat pantas mendapatkannya sehat selalu ibu guru," ujar salah satu warganet.
"Ya Allah nangis aku lihatnya, semoga ada kesejahteraan untuk guru-guru honorer, aamiin," tulis warganet lain.
Berita Terkait
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional