Suara.com - Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (23/9/2021). Di luar agenda yang telah direncanakan, Jokowi menyempatkan diri menaiki perahu kecil untuk menyeberangi sungai demi menyapa warga secara langsung yang ada di seberang sungai.
Dari video yang diunggah di Youtube Sekretariat Presiden, Jokowi naik perahu bersama tiga nelayan dan hanya didampingi oleh Komandan Grup A Paspampres Anan Nurakhman.
Untuk diketahui, Jokowi datang ke Desa Tritih Kulon, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap untuk menanam pohon mangrove bersama rakyat.
Setelah melakukan penanaman pohon mangrove, Jokowi diagendakan meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar sekaligus menyapa para peserta vaksinasi di sejumlah sekolah lainnya melalui konferensi video.
Selain di SMA Negeri 2 Cilacap, Jokowi juga akan meninjau kegiatan vaksinasi bagi masyarakat secara pintu ke pintu yang digelar di Kampung Nelayan Sentolo Kawat, Kecamatan Cilacap Selatan.
Sebelum kembali ke Jakarta, Jokowi akan terlebih dahulu menuju Pantai Kemiren, Kecamatan Cilacap Selatan, untuk melakukan kegiatan pelepasan tukik.
Kemudian, mantan Gubernur DKI Jakarta itu bersama rombongan akan langsung kembali ke Jakarta melalui Bandar Udara Tunggul Wulung, Kabupaten Cilacap.
Dalam kunjungan kerjanya, Jokowi didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.
Baca Juga: Jokowi: Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia Pada G20
Berita Terkait
-
Jokowi: Inklusivitas Prioritas Utama Kepemimpinan Indonesia Pada G20
-
Jokowi Pidato di PBB, Migrant Care: Seharusnya Bisa Jadi Cermin Realitas di Tanah Air
-
Berpidato di Sidang Umum PBB, Jokowi Beri Pandangan Soal Pandemi hingga Perdamaian Dunia
-
500 Warga Karawang Terima Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi
-
Presiden Jokowi: Penegak Hukum Jangan Jadi Backing Mafia Tanah
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar