Suara.com - Beredar video detik-detik seorang istri memergoki suaminya bersama wanita lain. Sang istri tampak emosi ketika melihat keduanya.
Video itu dibagikan oleh akun Instagram @memomedsos_official, Senin (27/9/2021).
Dalam video tersebut, terlihat sang suami berduaan bersama wanita lain di sebuah warung makan.
Mereka asyik duduk berdampingan di warung makan tersebut.
Sontak, pria itu mematung ketika dirinya tepergok oleh istrinya sendiri.
Detik-detik Labrak
Dalam video itu, sang istri tampak memakai kaus dan celana hitam. Dia berjalan menuju ke sebuah warung makan.
Tampak seseorang di belakangnya merekam momen kejadian tersebut.
Tak disangka, sang istri memergoki suaminya yang tengah asyik berduaan dengan wanita lain.
Baca Juga: Jonathan Frizzy Tunjukan Bukti Ditendang oleh Dhena Devanka
Diapun langsung marah dan menggebrak meja. Sementara itu, wanita yang berada di sebelah suami langsung menghindar.
Sang suami tampak kaget mengetahui keberadaan istrinya. Dia hanya terduduk dan mematung.
Selanjutnya, wanita tersebut memilih untuk berdiri di belakang pria itu.
Sang istri marah dan melemparkan beberapa pertanyaan kepada wanita itu.
Keduanya hampir berkelahi. Namun, ada seorang pria yang mencoba melerai keduanya.
Disebutkan, suami tak pulang selama seminggu. Suami beralasan dirinya ada sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan.
Sontak, suami mendapatkan cacian dan omelan dari istrinya. Dia hanya bisa pasrah dan terduduk lemas.
Berdasarkan unggahan tersebut kejadian itu terjadi di Pontianak, Kalimantan Barat.
Komentar Warganet
Video berdurasi 1 menit 30 detik itu langsung mencuri perhatian warganet. Mereka ikut memberikan komentarnya.
"Godaan laki-laki, harta tahta wanita cantik," komentar warganet.
"Gitu dong istri sah langsung rampas harta lakinya biar nggak bisa selingkuh," timpal warganet.
"Cantik-cantik cuman jadi simpenan kasihan banget hidupnya. Itu laki juga gatel banget pengen dikulitin rasanya," balas warganet.
Berita Terkait
-
Viral Video Cewek Berjilbab Dugem di Kafe: Asyik Banget Kayaknya Mbaknya, Mabok Halal
-
Viral Tawuran di Probolinggo Gegara Saling Blayer, Warganet: Riil Beban Orang Tua
-
9 Momen Mark Westlife Bersama Calon Suami dan Anak Perempuannya
-
Viral Kucing Ikut Naik ke Pelaminan dan Lakukan Ini, Nggak Rela Pemiliknya Menikah
-
Video Viral Pria Kekar Joget-joget Bercanda dengan Anak, Netizen: Gaya Asuh Masa Kini
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB