Suara.com - Beredar sebuah narasi Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut penolak vaksin akan masuk neraka. Narasi tersebut beredar di media sosial.
Dalam unggahan akun Facebook Rostiana Wati, dirinya mengunggah tangkapan layar yang berisi pernyataan Ma'ruf Amin.
Narasi tersebut menyebutkan pernyataan Ma'ruf Amin tentang orang-orang yang menolak divaksin.
Berikut isi narasi tersebut.
"Wapres: Vaksin Merupakan Perintah Agama dan Hukumnya Wajib, Menolak Masuk Neraka?"
Lantas, benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Suara.com, narasi tentang Ma'ruf Amin menyebutkan penolak vaksin masuk neraka adalah salah atau hoaks.
Diketahui foto dalam tangkapan layar tersebut merupakan sebuah editan.
Baca Juga: Pemkab Gowa Siapkan 1000 Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Driver Ojek Online
Kemudian, Ma'ruf Amin tidak pernah memberikan pernyataan bahwa penolak vaksin akan masuk neraka.
Diberitakan, Ma'ruf Amin mengatakan untuk menjaga diri agar tidak tertular covid-19.
Ma'ruf Amin juga meminta agar menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.
Sebab, melakukan vaksinasi hukumnya wajib dilakukan sebagai bangsa dan juga agama.
Ia mengimbau masyarakat untuk terus mengamankan diri dari bahaya.
Menurutnya, menjaga diri dari bahaya telah masuk dalam perihal agama yang sesuai dengan syariah seperti dalam kitab Nawawi Al Bantani.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa narasi tersebut adalah salah atau hoaks.
Klaim tersebut dapat dikategorikan dalam konten yang menyesatkan atau misleading content.
Berita Terkait
-
Viral Petugas Vaksin Lamongan Jemput Bola hingga ke Tengah Hutan, Warganet: Maksa Banget
-
Geliat BIN Sumbar Jemput Bola Vaksin Ribuan Pelajar dan Masyarakat
-
Pemkab Gowa Siapkan 1000 Dosis Vaksin Covid-19 Untuk Driver Ojek Online
-
Irfan Hakim Dikabarkan Meninggal Dunia, Makam Ditaburi Bunga, Cek Faktanya di Sini
-
Tergolong Ringan, Begini Efek Samping Suntikan Booster Vaksin Johnson & Johnson
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Melasma Tak Sama dengan Flek Biasa, Kenali Pemicunya yang Ternyata Bukan Hanya Sinar Matahari
-
Tuchel Bela Diri Usai Inggris Dibungkam Argentina: Lolos Semifinal Piala Dunia Sudah Prestasi
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Gegara Pesan 'Turunkan Prabowo' Saat Bahas Kelangkaan BBM
-
Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas
-
IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?
-
Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian
-
5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih
-
Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut
-
Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak