Suara.com - Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra menghadiri pertemuan terbatas dengan Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di Hotel Aston Gorontalo, Selasa (28/09/2021).
Pertemuan itu membahas pembangunan Bendungan Bulango Ulu yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), yang tentunya perlu melibatkan peran banyak pihak, termasuk di dalamnya terkait dengan proses pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum yang dilaksanakan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN menyatakan kesiapannya dalam mendukung percepatan proses pengadaan tanah pembangunan Bendungan Bulango Ulu.
"Kita siap membantu, dan memang menjadi suatu keharusan untuk berperan dalam menyukseskan pembangunan PSN," kata Surya,ketika diwawancarai secara terpisah saat menghadiri pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie di Ruang VIP Bandara Lama Gorontalo, Kamis (30/9/2021).
Ia mengungkapkan, sebagai komitmen dalam percepatan proses tersebut, ia terus mendorong konsolidasi, baik itu dari pihak internal maupun eksternal.
"Untuk itu, kita mohon dukungan dari semua pihak. Di jajaran internal kami sudah melakukan konsolidasi, kita susun strategi percepatan bersama. Kemudian dari pihak eksternalnya kami akan laporkan juga kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, untuk kemudian dilakukan konsolidasi ke Gubernur dan pihak-pihak terkait di dalam prosesnya," kata Surya Tjandra.
"Tentunya kita juga akan percepat proses pengadaan tanahnya berdasarkan lokasi prioritas pembangunan yang telah ditentukan oleh Balai Wilayah Sungai setempat. Dan ini perlu kerja sama yang kuat," tambahnya.
Komitmen percepatan juga dinyatakan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Gorontalo, Wartomo. Ia menyatakan, dalam menyukseskan PSN memang harus didukung oleh semua pihak.
Dari pihak internal, ia pastikan akan segera dilakukan perbaikan-perbaikan yang sesuai dengan ketentuan.
Baca Juga: Menteri ATR/Kepala BPN Ingatkan Pentingnya Prestasi, Kompetensi, dan Reputasi
"Di samping itu, kita juga harus memperhitungkan waktu agar PSN ini dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama, maka dari itu kami telah menargetkan, pasti akan kita akselerasi dan prioritaskan," ujar Wartomo.
Terkait dengan peran lintas sektor dan permasalahan yang menyangkut masyarakat banyak, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Gorontalo menyatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait, baik itu dari balai wilayah sungai, aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan masyarakat itu sendiri.
"Karena penyelesaian masalah yang menyangkut masyarakat kan tidak bisa diselesaikan oleh BPN sendiri. Harus didukung banyak pihak. Yang jelas kita komitmen melakukan percepatan pembangunan PSN ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
UU No 11 Tahun 2020 tentang UUCK Beri Banyak Terobosan Bidang Pertanahan
-
Kunjungi Bone Bolango, Wamen ATR/Waka BPN Pastikan Pelaksanaan Proyek Berjalan Lancar
-
Menteri ATR/Kepala BPN Ingatkan Pentingnya Prestasi, Kompetensi, dan Reputasi
-
Reforma Agraria, Ciptakan Penguasaan dan Penggunaan Tanah Berkeadilan
-
Pernah Pimpin Berbagai Kementerian, Sofyan A. Djalil Berupaya Ciptakan SDM Unggul
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Pura-pura Jadi Kurir Ekspedisi, Dua Pengedar Narkoba di Tangerang Tak Berkutik Diciduk Polisi
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Minta Bos Maktour Tetap di Indonesia
-
Diperiksa KPK, Bos Maktour Tegaskan Pembagian Kuota Haji Wewenang Kemenag
-
KPK Endus Peran Kesthuri Jadi Pengepul Uang Travel Haji untuk Pejabat Kemenag
-
Hikmahanto Soroti Risiko Gabung Dewan Perdamaian: Iuran Rp16,9 T hingga Dominasi Trump
-
Pemulihan Listrik Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera Capai 99 Persen
-
Bantah Pertemuan Rahasia dengan Google, Nadiem: Saya Lebih Sering Ketemu Microsoft
-
Untung Rugi RI Masuk Dewan Perdamaian Trump: Bisa 'Jegal' Keputusan Kontroversial?
-
Viral! Trotoar di Koja Dibongkar Paksa, Ternyata Ini yang Diburu Pencuri di Bawah Tanah
-
Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Intensif Kejagung Gegara Dugaan Pelanggaran Integritas!