Suara.com - Seorang mantan polisi militer di Prancis ditemukan tewas bunuh diri. Penyelidikan kematiannya membawa polisi pada catatan bunuh diri berisi pengakuan tentang pembunuhan berantai dan pemerkosaan sejak tahun 1980-an.
Menyadur New York Post Sabtu (2/10/2021), Francois Verove, 59, mengaku dirinya adalah "Le Grêlé" atau "Pria Bopeng" yang terkenal dengan banyak kejahatan termasuk pemerkosaan dan pembunuhan anak pada tahun 1986.
Verove bunuh diri Rabu di kota Grau-du-Roi dengan dosis obat yang fatal setelah dia menghindari tes DNA yang bisa menghubungkannya dengan kejahatan yang sudah lama tidak terpecahkan, kata Le Parisien.
Tersangka pembunuh, yang dilaporkan menikah dan memiliki dua anak, mengatakan dalam catatannya bahwa dia "tidak sehat" selama foya-nya, yang tampaknya berakhir pada 1990-an.
"The Pockmarked Man" diyakini berada di balik pemerkosaan dan pembunuhan 1986 terhadap Cécile Bloch yang berusia 11 tahun di Fountainebleau, menurut BBC.
Tubuh gadis itu ditikam sampai mati di ruang bawah tanah gedung apartemen tempat tinggalnya.
Saksi mata mengatakan dia menabrak seorang pria di lift pada hari pembunuhan yang memiliki bopeng di kulitnya, yang mengarah ke julukan - dan sketsa artis tersangka tergantung di dinding departemen kepolisian setempat selama beberapa dekade.
Pria di dalam lift mengatakan kepada saksi untuk memiliki “hari yang sangat, sangat baik,” kata saksi dalam sebuah wawancara dengan Sud Ouest pada tahun 2015 .
DNA mengaitkan "The Pockmarked Man" dengan kejahatan lain, seperti pembunuhan ganda 1987, pembunuhan Karine Leroy yang berusia 19 tahun pada 1994, dan enam pemerkosaan dengan korban berusia 11 tahun, kata laporan.
Baca Juga: Rasakan Ketegangan Tunarungu Dikejar Pembunuh Berantai di Film Midnight
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri