Suara.com - Seorang wanita di Amerika Serikat mengklaim bahwa dirinya mendapat tagihan tambahan karena menangis ketika menjalani operasi pengangkatan tahi lalat.
Menyadur Wio News Minggu (3/10/2021), kasus tersebut terungkap ketika perempuan itu, yang diketahui bernama Midge, membagikan tagihan rumah sakitnya di media sosial.
"Penghapusan tahi lalat: $223 Menangis: ekstra," tulis Midge di medis sosial Twitter-nya.
Midge juga membagikan foto faktur yang dia terima dari rumah sakit setelah menjalani prosedur penghapusan tahi lalat.
Faktur tersebut berisi semua rincian tagihan biaya. Namun, salah satu rincian bernama 'Brief Emotion' yang dikenakan biaya 11 dolar AS (Rp 156.000).
Sementara itu, total biaya operasi yang dibebankan kepadanya senilai 234 dolar AS atau setara Rp 3,3 juta.
Terkejut dengan biaya tambahan yang tidak terduga, wanita itu memutuskan untuk membagikannya di media sosial Twitter.
Tweet-nya sekarang telah mengumpulkan lebih dari 165.000 like, 13.000 retweet, dan berbagai komentar dari warganet.
"Inovasi terbaik yang keluar dari Amerika Serikat adalah banyaknya cara yang mereka temukan untuk menagih pasien," tulis seorang warganet.
Baca Juga: Semakin Lengkap, RS Tanjungpinang Segera Tambah 40 Unit Alat Pencuci Darah
"Ini adalah perawatan kesehatan AS. Saya pernah ditagih karena terlalu mendalami trauma saya di psikiater," tulis warganet lainnya.
Selain itu, ada juga warganet yang mencoba memahami Terminologi Prosedur Saat Ini atau kode CPT yang digunakan oleh rumah sakit.
Seorang warganet membagikan ada Kode CPT 96127 (Penilaian emosi/perilaku singkat) yang dapat digunakan untuk melaporkan penilaian perilaku dan untuk menyaring dan menilai kesehatan mental pasien.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Mendadak, Rachmat Gobel Meninggal Jumat Pagi, NasDem: Kemarin Sehat Walafiat Ikut Diskusi di DPR
-
BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual
-
Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
-
OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak