Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Pol Istiono mengecek pengoperasian kamera Electronic Traffic Law Enforcement atau e-TLE dan Gedung Traffic Management Center (TMC) di Polresta Balikpapan.
Dia mengklaim pengoperasian e-TLE dan TMC di sana sudah berjalan baik dan terbukti mampu mengungkap kasus tabrak lari hanya dalam waktu 1 x 24 jam.
"TMC yang digelar di sini sudah bekerja. Artinya sudah terawaki dan terkendalikan secara baik. Kemudian CCTV maupun e-TLE di sini sudah juga terbukti mampu mengungkap tabrak lari (dalam) satu kali 24 jam," kata Istiono di Mapolresta Balikpapan, Kamis (7/10/2021).
Istiono kemudian mengimbau jajaran anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan untuk bisa piawai mengimbangi kemajuan teknologi. Sehingga, kata dia, dapat dimanfaatkan dalam upaya penegakan hukum.
"Artinya, kecepatan teman-teman mengoperasionalkan e-TLE, mengawaki secara baik, profesional di lapangan, ini sudah sangat terbukti dengan teknologi artificial intelligence yang kita gunakan ini, terus kita kembangkan buat penegakan hukum," katanya.
Selain e-TLE dan TMC, Istiono turut meninjau ruang Command Center. Jenderal bintang dua itu mengecek soal kinerja pelayanan Quick Response 110.
"Tadi sudah dipresentasikan dengan operator-operatornya, bagus sekali. Bagaimana monitoring kamtibmas, tentang Quick Response masyarakat yang ditargetkan oleh kapolda itu adalah di bawah 10 menit," ungkapnya.
"Ini sebuah tantangan bagi kita semuanya, mengoperasionalkan baik di dashboard aplikasi itu sendiri, maupun anggotanya, dan mengkomunikasikan apa-apa yang dikeluhkan masyarakat di sana. Harus tersampaikan dengan cepat dan harus dilayani dengan tepat," katanya.
Baca Juga: Cara Cek Tilang Elektronik dengan Mudah Lewat Website ETLE Polda Setempat
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel