Suara.com - Beredar video menampilkan seorang ibu yang membuka barang belanjaan yang ia beli melalui toko online.
Video itu dibagikan oleh akun Instagram @nenk_updatee.
Dalam video tersebut, ibu itu merasa tertipu setelah menerima barang yang ia beli lewat online.
Niatnya agar praktis berbelanja lewat online, dirinya justru ditipu oleh penjual.
Momen saat dirinya membuka barang yang ia beli langsung menjadi sorotan.
Isi Barang
Momen ibu tersebut membuka barang pesanan yang ia terima diabadikan oleh seorang pria.
Berdasarkan video itu, ibu tersebut terlihat menerima barang yang dibungkus kardus berukuran kecil.
Wanita itu tampak memakai kaus bermotif garis-garis putih dan hitam.
Baca Juga: Terekam CCTV, Wanita Berjilbab Curi Duit Pedagang Pasar Pagi Arengka Pekanbaru Rp 7 Juta
Dia berbicara kepada pria yang merekam aksinya saat membongkar paketan tersebut.
Ibu tersebut mengatakan barang yang ia terima tak sesuai dengan pesanannya.
Usut punya usut, ibu tersebut justru mendapatkan batu di dalam paketan itu.
"Pesan apa isinya lain, malah batu," ujar wanita tersebut.
Benar saja, kardus kecil tersebut berisi sebuah batu di dalamnya.
Sontak, si perekam video tertawa melihat isi barang yang diterima ibu tersebut.
"Isinya apa teh? batu?" tanya pria tersebut.
Kemudian, wanita itu memperlihatkan batu yang ada di dalam paketan tersebut.
Padahal wanita tersebut memesan skincare, akan tetapi dirinya malah menerima sebuah batu.
Komentar Warganet
Video tersebut mencuri perhatian warganet. Mereka ikut memberikan respon dan komentarnya.
"Untung ibunya nggak kayak yang lain, lempar batu ke kurir," balas warganet.
"Gue pernah beli sofa online, yang datang via kurir cuma stiker, sofanya dikirim via mobil milik toko," kata warganet.
"Kok bisa gitu ya, saya mah harus menerapkan prinsip seller yang jujur aja," komentar warganet.
"Kadang ada juga yang pencairan dana doang. Nyairinnya 15 juta tapi yang dikirim batu biasa," imbuh warganet.
Berita Terkait
-
Terjaring Razia, Terapis Pijat di Pekanbaru Teriak-teriak Tolak Digelandang Satpol PP
-
6 Tahun Pacaran Malah Jadi Tamu, Ulah Wanita Ini saat Bertemu Pengantin Pria Disorot
-
Viral, Gadis Ini Punya Ibu Sambung yang Tak Lain Adalah Teman Sekelas Saat SMA
-
Terekam CCTV, Wanita Berjilbab Curi Duit Pedagang Pasar Pagi Arengka Pekanbaru Rp 7 Juta
-
Viral Pemobil Toyota Alphard Terobos Pembatas Jalan, Publik: Mobil Mahal Otaknya Murah
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer