Suara.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah mengungkap aksi kejahatan jalanan yang dilakukan tiga komplotan begal. Dua dari 11 tersangka yang ditangkap ternyata masih anak-anak.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan ketiga komplotan begal ini biasa mencari korbannya di tempat sepi. Mereka tak segan melukai korbannya yang melawan.
"Modusnya mereka mencari tempat yang sepi dan mereka berkelompok, biasanya mereka menghentikan korban dan tidak segan-segan beri kekerasan ke korban," kata Yusri saat Pers Konferens di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Senin (11/10/2021).
Kasus curas pertama berada dikawasan Tambun, Bekasi pada September lalu. Dalam kasus ini, polisi meringkus empat tersangka.
Kasus kedua, berada di kawasan Kabupaten Tangerang dengan dua tersangka yang berhasil ditangkap.
Tersangka merupakan anak di bawah umur yang sempat melukai korbannya dengan senjata tajam hingga terkapar.
"Pelaku dan eksekutor merupakan anak di bawah umur berstatus residivis di kasus sama," lanjut Yusri.
Ketiga, berada di kawasan Rawa Lumbu, Bekasi. Kasus ketiga ini, polisi berhasil menangkap lima tersangka dengan modus yang sama, korban dibacok secara brutal.
"Jadi korban kena tiga kali bacokan di punggung, tangan dan pundak kiri. Korban dibawa ke rs dan selamat, kemudian ortu korban lapor ke Polda Metro Jaya dan kami amankan lima tersangka," tutur Yusri.
Baca Juga: Tabrak Polisi dan Jadi Tersangka, Pengemudi BMW Tak Ditahan
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP. Mereka terancam hukuman 9 tahun penjara. (Raihan Hanani)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
Terkini
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik, Mengapa DPR Menolak APBN Menanggung Ongkos Jemaah?
-
IRGC Iran: Operasi Pembalasan ke Amerika Akan Terus Berlanjut
-
Prabowo Harus Turun Tangan! Minta KPK Ambil Alih Kasus Febrie Demi Selamatkan Sistem Hukum
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
-
Daftar Gempuran AS ke Iran Terbaru karena Ngamuk Selat Hormuz Kembali Ditutup
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung