Suara.com - Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte mengumumkan anggota Kerajaan Belanda kini bisa menikah sesama jenis tanpa harus kehilangan hak atas tahtanya.
Rutte mengatakan putri Belanda, Catharina-Amalia Beatrix Carmen Victoria yang berusia 17 tahun boleh menikahi pasangan dari semua jenis kelamin tanpa takut melepaskan mahkota.
Menyadur Washington Post Rabu (13/10/2021), aturan baru ini mendobrak tradisi keluarga kerajaan lain di seluruh dunia.
Di Belanda, parlemen harus menyetujui keterlibatan kerajaan, tapi Rutte yang mendukung hak-hak LGBTQ mengatakan waktu telah berubah sejak masalah ini ditangani terakhir kali tahun 2000.
"Pewaris takhta atau Raja tidak harus turun tahta jika ingin menikahi pasangan berjenis kelamin sama," tulis Rutte dalam sebuah surat pada parlemen Selasa.
Posisi itu berlaku untuk semua ahli waris, bukan hanya bagi Putri Amalia yang belum berkomentar di depan umum.
Aturan baru ini ada setelah muncul pertanyaan tentang suksesi kerajaan dan pernikahan sesama jenis dalam buku yang diterbitkan musim panas.
Hanya sedikit hal yang diketahui publik tentang kehidupan pribadi sang putri yang akan mewarisi monarki.
Sementara itu, sebelumnya beberapa bangsawan Belanda memilih untuk meninggalkan garis suksesi demi menikahi pasangan sejenis tanpa persetujuan parlemen.
Baca Juga: Ya Ampun! Berkedok Tempat Pijat, Praktik Prostitusi Sesama Jenis di Solo Terbongkar
"Logistik suksesi masih sangat rumit," kata Rutte. "Mari kita seberangi jembatan itu jika kita sampai di sana," katanya pada TV Belanda.
Belanda adalah negara pertama di dunia yang melegalkan pernikahan sesama jenis 20 tahun lalu.
Tetapi untuk keluarga kerajaan, aturannya berbeda karena ahli waris harus meninggalkan tahta jika ingin menikah sesama jenis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi