Suara.com - Aktifitas susur sungai kembali memakan korban baru-baru ini. Total 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung Ciamis tenggelam ketika susur sungai dalam kegiatan Pramuka di Sungai Cileueur, Jumat (15/10/2021). Lalu apa itu susur sungai?
Berdasarkan penjelasan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), apa itu susur sungai dijelaskan bahwa susur sungai merupakan salah satu upaya pencegahan banjir bandang yang dilakukan oleh komunitas.
Susur sungai adalah aktivitas menyusuri sungai untuk melihat sepanjang daerah aliran sungai terdapat hambatan atau sumbatan yang memicu banjir.
Tujuan dan Manfaat Susur Sungai
Untuk melakukan susur sungai diharapkan untuk membekali diri dengan peralatan keselamatan yang mencukupi serta menekankan faktor keamanan. Lalu, susur sungai yang aman itu tidak dilakukan melalui tengah sungai melainkan tepi sungai.
Sebab tujuan susur sungai adalah untuk memantau kondisi apakah ada obstacle atau sumbatan. Kita dapat teruskan ke bagian atas (hulu) atau menggunakan drone yang lebih praktis.
Dengan berhasil memperoleh tujuan dari susur sungai, maka masyarakat juga bisa merasakan manfaat dari susur sungai yaitu merasakan penanggulangan bencana sehingga terjaga keselamatan dan menghindarkan masyarakat dari banjir.
Dikutip dari bnpb.go.id, Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi sudah memasuki musim hujan pada Oktober 2020 (34.8%) dan November 2020 (38.3%) yaitu di sebagian besar Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi Selatan bagian selatan, Sulawesi Tenggara bagian selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah bagian barat, Gorontalo, sebagian besar Sulawesi Utara, Maluku Utara, Pulau Buru bagian utara, Papua barat bagian utara, dan Papua bagian tengah.
Peraturan Susur Sungai
Baca Juga: Belasan Siswa Ciamis Tewas Saat Susur Sungai, DPR: Hentikan Kegiatan Berbahaya
Apa itu susur sungai yang tepat dilakukan agar kita tetap aman dan tidak mengalami kecelakaan fatal? Berikut tips menjalankan peraturan susur sungai yang dibagikan oleh mapala UPN "Veteran" Yogyakarta di laman upnyk.ac.id.
1. Mempelajari peta sungai lebih dulu
Kita harus tahu dulu peta sungai yang akan kita susuri supaya kita bisa memperkirakan bekal dan peralatan susur sungai apa saja yang harus dibawa.
Kita juga bisa mengetahui waktu tempuh termasuk dengan resiko yang kemungkinan akan dihadapi oleh tim selama melakukan susur sungai, sehingga kita juga bisa menyesuaikan titik peristirahatan.
2. Memperhatikan informasi dari masyarakat sekitar
Untuk melakukan susur sungai di lokasi yang belum kita ketahui, sebaiknya kita mempelajari topografi dan sifat sungai dari masyarakat setempat. Mereka lebih paham dengan sungai di dekat mereka karena mereka tinggal di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!