Suara.com - Seorang cewek baru-baru ini menjajal cara nekat untuk memotong rambutnya. Ia mendatangi salon yang menggunakan kapak sebagai alat pemotong rambut.
Hal ini dibagikan di akun TikTok @ceorambutlurus. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 34 juta kali dan mendapatkan 950 ribu tanda suka.
Dalam video, cewek itu pergi ke salon yang cukup unik untuk memotong rambutnya. Keunikan salon tersebut adalah menggunakan kapak sebagai alat pemotong rambut alih-alih gunting.
Seorang pria yang merupakan hairstylist salon itu lantas melayani kliennya. Ia membawa sebuah kapak dengan ukiran tulisan Mandarin yang cukup mencolok.
Selain itu, ia juga menyiapkan sebuah meja kayu yang ketinggiannya disesuaikan dengan kliennya. Fungsi meja kayu itu sebagai nampan untuk mencincang rambut sang cewek.
Hairstylist itu kemudian meminta kliennya bersandar di meja kayu. Selanjutnya, ia meletakkan rambut sang klien ke meja kayu, dan menatanya dengan rapi.
Rambut itu seolah-olah ditata seperti bahan makanan yang akan dipotong-potong. Setelah rapi, hairstylist itu langsung mengarahkan kapak ke arah rambut dengan kuat.
Ia melakukannya seperti sedang memotong daging. Pemotongan rambut juga dilakukan secara perlahan dan seluruh mungkin seperti keinginan sang klien.
Setelah rambut terpotong, hairstylist itu kemudian memotong dengan arah berbeda. Ia menggunakan kapak untuk menipiskan rambut kliennya dengan diarahkan ke atas.
Baca Juga: Tak Sembarang Absen, Toko HP Ini Pakai Finger Print Tak Biasa
Aksi pemotongan rambut dengan kapak itu sendiri dilakukan dengan singkat. Hal itu tentu menarik klien yang menginginkan potong rambut dengan cepat dan praktis.
Begitu selesai, cewek ini mengangkat kepalanya dari kayu. Ia kemudian melihat penampakan rambutnya yang dipotong dengan kapak. Ekspresinya sendiri tampak biasa dan cukup puas.
Walau begitu, hasil tersebut ternyata tidak memenuhi ekspektasi warganet. Mereka menganggap hasil potong rambut itu buruk dan zonk sampai membuat menangis. Beragam komentar kocak juga dituliskan warganet.
"Jangan salah paham ya gaes, ini belum selesai endingnya si wanita potong leher si laki-laki," komentar warganet.
"Ekspektasi gue terlalu tinggi," sahut warganet.
"Tukang potong ayam jadi tukang potong rambut," celutuk warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Sembarang Absen, Toko HP Ini Pakai Finger Print Tak Biasa
-
Kucing Pasrah Dirias Bocil, Hasilnya Tuai Perdebatan
-
Menyayat Hati, Viral Video Bocah Menangis Peluk Nisan Ayah saat Ziarah
-
Viral Siswa SMP Bernama Lengkap ABCDEF GHIJK Zuzu, Pernah Diolok Seperti Kecap ABC
-
Sempat Kabur Naik Bus, Polisi Berhasil Amankan Pelaku Tabrak Lari di Moyudan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM