Suara.com - Momen menyayat hati saat bocah perempuan berziarah ke makan ayahnya menjadi viral. Bocah itu terus memeluk nissan kuburan alharhum ayahnya.
Pemandangan memilukan itu dibagikan oleh akun TikTok @sanitaesrasitorus. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 1,9 juta kali dan mendapatkan 83 ribu tanda suka.
Video itu direkam oleh ibu bocah perempuan tersebut. Sang ibu menulis kepada almarhum suaminya mengenai kerinduan mendalam anak mereka.
"Putri kita merindukan papa," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Rabu (20/10/2021).
Dalam video, bocah perempuan itu menangis tersedu-sedu di atas makam ayahnya. Ia juga memeluk nisan berbentuk tanda salib itu dengan begitu erat.
Sang bocah juga terlihat mengelus tanah kuburan ayahnya. Ia membenamkan wajahnya ke tanah sambil menangis, tak kuasa menahan rasa rindu yang mendalam.
Sementara sang ibu mengabadikan momen itu dengan ponselnya. Ibunya juga beberapa kali memberikan kata-kata penghiburan kepada sang putri di makam suaminya.
Tulisan dalam makam sendiri menunjukkan tanggal ayah bocah itu meninggal. Ayah bocah itu meninggal dunia di bulan Juli 2021, atau sekitar 3 bulan yang lalu.
Tentunya, duka yang dirasakan sang anak atas kepergian ayahnya masih begitu besar. Ia juga terus menundukkan kepalanya di atas tanah tersebut.
Baca Juga: Sempat Kabur Naik Bus, Polisi Berhasil Amankan Pelaku Tabrak Lari di Moyudan
Momen yang mengandung bawang tersebut mendapatkan beragam komentar dari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar dukungan sampai penghiburan kepada bocah perempuan itu.
Bahkan, tak sedikit warganet yang ikut menangis terharu melihat bocah itu harus kehilangan sosok ayah di saat masih kecil.
"Ya Tuhan tak sadar air mata sampai menetes," sahut warganet.
"Jadi ikut nangis. Yang sabar ya dedek cantik. Sampaikan rasa rindumu dengan doa cantik," hibur warganet.
"Merinding gue. Yang sabar ya dek cantik," komentar warganet.
"Yang sabar dek, pasti papah tenang di sana ya dek. Nanti adek yang kuat ya dek. Papa lihat kalian ya," tambah yang lain.
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Kabur Naik Bus, Polisi Berhasil Amankan Pelaku Tabrak Lari di Moyudan
-
Viral Cowok Galau Pacaran Beda Agama, Keputusan Akhirnya Bikin Publik Emosi
-
Lagi Makan Camilan, Isi Bungkus Kertas Malah Serasa Nyuruh Meninggal
-
Viral Cewek Pura-pura Meninggal saat Senam, Reaksi Ibu-ibu Jadi Sorotan
-
Perempuan Diputus Keluarga Pacar, Perlakuannya Bikin Nyesek
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tangan Ditarik Sampai Bunyi 'Krek', Relawan Dompet Dhuafa Ceritakan Detik-detik Sendi Dipatahkan IDF
-
Bayang-bayang 5 Tahun Bui, Nasib Eks Wamenaker Noel Diputus Hakim Pekan Depan
-
Sentil Budaya Rangking, Menteri Abdul Muti: Membandingkan Nilai Murid Itu Pemicu Bullying
-
Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran Tiba di Istiqlal Besok, Menag: Ini Kelas Berat Satu Ton Lebih!
-
Takut Teror Susulan, Ahmad Bahar Minta Perlindungan LPSK Usai Konflik dengan Hercules
-
'Saya Mengaku Bersalah', Penyesalan Noel ke Buruh dan Keluarga di Sidang Korupsi K3
-
TNI Disuruh Urus MBG hingga Begal, Pakar UGM: Lalu Siapa yang Menjaga Pertahanan Negara?
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?