Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya evaluasi dan perbaikan dalam setiap kegiatan penerimaan wisatawan mancanegara, khususnya di wilayah Bali.
"Dari setiap pengecekan tadi, penting dilakukan evaluasi ya. Jadi ada perbaikan, koreksi untuk memastikan semua yang dilaporkan berjalan dengan baik khususnya beberapa tempat yang jadi perhatian bersama di area-area yang digunakan menunggu. Dan masih ada kegiatan yang harus cek ulang yaitu proses PCR 1 jam dicek ulang dan melakukan validasi ulang untuk memastikan PCR sesuai dengan yang diharapkan," kata Listyo di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Sabtu (23/10/2021).
Ia mengatakan dengan kasus positif secara nasional di bawah 800 kasus dan Bali di bawah angka 50 ini tentu menjadi perkembangan yang positif. Sehingga penting melakukan evaluasi dan perbaikan serta persiapan-persiapan dalam rangka dibukanya penerbangan Internasional.
"Kerja sama antarsatgas harus kuat, jangan sampai kecolongan angka itu bisa naik. Sebagai gerbang terakhir untuk pengawasan satgas Covid-19 tolong disiplin integritas dan kerja sama yang baik agar semua yang diperiksa dan lolos sesuai SOP," ujarnya.
Listyo menyatakan bahwa seiring berjalannya penerimaan wisatawan asing ke Bali, akan ada arahan-arahan dari pusat dan perubahan standar operasional prosedur (SOP) termasuk kelonggaran-kelonggaran. Untuk itu, seluruh petunjuk dari pusat wajib diikuti dengan baik.
Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan saat ini perkembangan penanggulangan Covid-19 menunjukkan angka yang cukup menggembirakan bahwa laju penularan bisa ditekan sampai angka terbawah. Menurut dia, ini adalah bukti kasus positif berangsur-angsur jadi baik dan angka kesembuhan terus meningkat sejalan dengan apa yang sudah dilaksanakan.
"Angka kematian ditekan dan jumlah vaksinasi jadi masif dalam pelaksanaan pengendalian Covid-19, kuncinya adalah seluruh komponen bangsa dan masyarakat dapat melaksanakan strategi nasional yang sudah diberikan, yaitu dengan 3M, 3T dan vaksinasi serentak seluruh wilayah, maka akan menekan angka kematian dan meningkatkan kesembuhan," ujar Hadi.
Ia mengatakan bahwa TNI-Polri adalah ujung tombak dalam penanggulangan Covid-19, karena TNI-Polri punya rantai komando sampai seluruh negeri, dan punya infrastruktur yang dapat digunakan dalam penanganan Covid-19.
"Kami merasa lega dan senang karena situasi semakin membaik dan kondisi ini harus terus diperhatikan," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman
-
7 Negara di Asia yang Merayakan Kemerdekaan pada Bulan Agustus, Tak Cuma Indonesia
-
Spanduk 10 Meter 'Belum Merdeka dari Asap' Bentang di CFD Jembatan Ampera
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
AJI Pekanbaru-GREEN for Riau Initiative Gelar Workshop dan Fellowship
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
4 Ide OOTD Y2K Revival Style ala Natty KISS OF LIFE, Timeless dan Stylish!
-
Kilang Minyak Aramco Diserang Houthi, Asap Tebal Membumbung di Arab Saudi
-
Merdeka dari Gaya Hidup Konsumtif: Gen Z Siap Tinggalkan Budaya Checkout?
-
Puluhan Ton Ikan Mati Tiap Bulan, Sungai Batanghari Makin Sekarat