Suara.com - Sedikitnya 50 pramugari menanggalkan seragam mereka di tengah alun-alun sebagai aksi protes atas upah dan kondisi kerja yang buruk.
Menyadur Daily Mirror Selas (26/10/2021), puluhan pramugari tersebut mengadakan aksi protes di Campidoglio, sebuah alun-alun yang didesain ulang oleh Michelangelo.
Pramugari ITA Airways tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai Alitalia, memprotes pengambilalihan perusahaan yang membuat mereka semakin terpuruk.
50 mantan pramugari tersebut awalnya memakai seragam Alitalia, namun kemudian menanggalkannya hingga hanya mengenakan pakaian dalam. Mereka juga meneriakkan "Kami adalah Alitalia".
Para pramugari tersebut juga memprotes kebijakan kontrak baru yang diberikan kepada mereka dan kondisi pekerjaan yang dinilai buruk.
Serikat pekerja mengatakan bahwa mereka yang tinggal digaji lebih rendah daripada saat mereka masih bekerja untuk Alitalia.
Seorang pramugari ITA Airways mengatakan kepada CNN bahwa selain menerima pemotongan gaji, mereka juga kehilangan senioritas dan diperlakukan lebih buruk di tempat kerja.
Para pramugari tersebut juga mengungkapkan jika mereka tidak diberikan penjelasan mengenai di mana dan kapan mereka akan bekerja.
Presiden ITA Airways Alfredo Altavilla menyebut ancaman aksi mogok dan protes tersebut sebagai sesuatu hal yang memalukan.
Baca Juga: Inzaghi: Juventus Cuma Bisa Cetak Gol Lewat Penalti
Alfredo mengklaim jika para pramugari dan staf maskapai sebelumnya telah menyetujui kontrak kerja dan kondisi saat ini.
"Tawar-menawar kontrak lebih dari selesai. Mereka semua setuju, dan mereka telah menandatangani kontrak yang kami kirimkan kepada mereka," jelas Alfredo mengatakan kepada Il Fatto Quotidiano.
Reuters melaporkan jika dari 10.500 staf Alitalia, hanya 2.800 telah dipekerjakan oleh ITA Airways dan mempertahankan 52 dari 110 pesawat Alitalia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!