Suara.com - Eks Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo dikonfirmasi telah meninggal dunia di Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul pada Selasa (26/10/2021) di usia 88 tahun.
Reuters melaporkan, seorang pejabat rumah sakit tersebut memberikan konfirmasi terkait meninggalnya Roh Tae-woo, tetapi tidak memberi tahu penyebab meninggalnya Roh Tae-woo.
Roh Tae-woo merupakan seorang veteran perang yang memainkan peran penting yang kontroversial dalam transisi menuju pemilihan demokratis dari pemerintahan oleh para pemimpin otoriter.
Kesehatan Roh Tae-woo diketahui memburuk sejak 2002 ketika dia menjalani operasi kanker prostat dan dia berulang kali dirawat di rumah sakit dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam waktu beberapa dekade, Roh Tae-woo berubah dari konspirator kudeta militer menjadi presiden pertama Korea Selatan yang dipilih secara populer, sebelum mengakhiri karir politiknya dengan hukuman penjara karena pengkhianatan dan korupsi.
Roh Tae-woo lahir pada 4 Desember 1932. Ia lahir sebagai putra seorang petani miskin di Kabupaten Talsong, dekat kota tenggara Taegu.
Ia dididik pertama kali di Akademi Militer Korea di Seoul dan kemudian menghadiri kursus psikologis perang di Fort Bragg, North Carolina.
Roh Tae-woo pernah sukses sebagai negarawan global, mencetak terobosan diplomatik dengan dorongan "Nordpolitik" untuk membangun hubungan formal dengan musuh era Perang Dingin Rusia dan China.
Sebagai pendorong kekuatan asli di balik Olimpiade Seoul 1988, Roh Tae-woo membantu Korea Selatan membentuk identitas internasional baru. Dia juga mengantarkan Korea Selatan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1991.
Baca Juga: Sosok di Balik Lagu BTS dan TXT, Adora Siap Debut Jadi Penyanyi Solo
Namun masa jabatannya dirusak oleh protes jalanan dan ketidakstabilan ekonomi. Dua minggu sebelum meninggalkan Gedung Biru, dia terpilih sebagai politisi terburuk di Korea Selatan dalam survei publik.
Beberapa tahun kemudian, Roh Tae-woo dijatuhi hukuman penjara karena perannya dalam kudeta 1979 dan pembantaian demonstran pro-demokrasi oleh tentara Gwangju 1980, serta korupsi besar-besaran.
Roh Tae-woo kemudian diampuni oleh Presiden Kim Young-sam dan dibebaskan dari penjara pada 1997. Pada 2013, keluarga Roh Tae-woo membantunya melunasi sisa uang yang dia kumpulkan secara ilegal selama masa kepresidenannya. (Jacinta Aura Maharani)
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran
-
Vidi Aldiano Berpulang, Wapres Gibran: Indonesia Kehilangan Talenta Muda Berbakat
-
Ingatkan Pemerintah, JK Minta Indonesia Jangan Hanya Menjadi Pengikut Donald Trump
-
Kini Minta Maaf, Terungkap Pekerjaan Pengemudi Konvoi Zig-zag yang Viral di Tol Becakayu
-
Presiden Iran: Negara-negara Arab Tak Akan Lagi Diserang, Asal Tak jadi Alat Imperialis AS
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
-
Trump Minta Iran Menyerah Tanpa Syarat, Balasan Presiden Pezeshkian: Tak Akan Pernah
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Kecam Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, DPR Bakal Segera Panggil Menpora
-
Tokoh Lintas Generasi Temui JK, Sudirman Said: Kita Harus Perkuat Kepemimpinan Intrinsik