Suara.com - Seorang tahanan rumah di Italia pergi ke kantor polisi dan merengek minta ditahan dalam penjara karena menurutnya, 'hidup bersama istri sangat memuakkan'.
Menyadur Euro News Selasa (26/10/2021) warga Albania yang tinggal di Guidonia Montecelio dekat Roma ini mengaku tak bisa lagi hidup bersama istrinya.
Pria 30 tahun ini menghadapi rumah tangga yang 'tak tertahankan' dan merasa tak bisa melanjutkan hidup secara terpaksa.
"Dia tertekan dengan situasi ini dan lebih suka melarikan diri dengan menghadap carabinieri untuk meminta menjalani hukumannya di balik jeruji besi," tambah polisi.
Pria itu jadi tahanan rumah selama beberapa bulan karena narkoba dan akan tinggal di sana selama beberapa tahun lagi, kata Kapten Francesco Giacomo Ferrante dari Tivoli carabinieri pada AFP.
"Dia tinggal di rumah bersama istri dan keluarganya. Itu tidak berjalan baik," tambahnya. "Dia berkata: 'kehidupan rumah saya jadi neraka, saya tidak tahan lagi, saya ingin masuk penjara'."
Menariknya, setelah merengek minta masuk penjara, pria itu ditangkap karena melanggar tahanan rumah dan otoritas kehakiman memerintahkan pemindahannya ke penjara.
Sebelumnya, pria di Austria ditangkap polisi karena menikam orang hingga tewas. Menurut pengakuannya, ia melakukan itu karena ingin masuk penjara.
Menyadur Daily Mail Jumat (18/06), pria 29 tahun itu merasa hidupnya tak bahagia dan memutuskan untuk jadi pembunuh agar bisa dijebloskan ke dalam jeruji besi.
Baca Juga: Oknum Polisi yang Tembak Mati DPO Judi di Solok Selatan Divonis 7 Tahun Penjara
Polisi Innsbruck melaporkan, pria yang ditangkap di negara bagian barat Tyrol itu merencanakan pembunuhan ini selama berminggu-minggu.
Tersangka masuk ke kantor polisi pada hari Senin di kota Kufstein, dekat perbatasan Jerman. Ia diidentifikasi sebagai warga negara Austria dan mengakui bertanggung jawab atas pembunuhan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Polda Metro Jaya Pastikan Layanan Pindah Terminal Gratis di Bandara Soekarno-Hatta
-
Pemerintah Tangguhkan Urusan Board of Peace dan Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza, Apa Kata DPR?
-
Efisiensi APBN 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR Tegaskan Sektor Pendidikan Harus Diproteksi
-
Bareskrim Pantau 24 Jam New Star Club Bali Usai Digerebek, Izin Usaha Diusulkan Dicabut
-
TNI Turun Tangan Selidiki Teror Air Keras Andrie Yunus: Respons Dugaan Keterlibatan Prajurit
-
Presiden Prabowo Penuhi Permintaan Warga Aceh, Salurkan Bantuan Daging Meugang Sambut Idulfitri
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Heboh! Di Sini Calon Politisi Perempuan Diminta Layanan Seks demi Tiket Pemilu
-
Info A1: Perang Lawan Iran karena Kebodohan Trump Ditipu Lobi Israel dan Tokoh Media AS
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur