Suara.com - Aksi seorang siswa lelaki yang berjoget pargoy di depan kelas menjadi viral. Ia ternyata dihukum oleh sang guru untuk melakukan goyangan yang sedang populer di TikTok tersebut.
Momen ini dibagikan oleh akun TikTok @sseebbeellaass. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 13 juta kali dan mendapatkan 1,3 juta tanda suka.
Ternyata, siswa itu dihukum karena terlambat masuk sekolah. Alih-alih memarahi siswanya, sang guru justru menghukum muridnya itu dengan joget pargoy.
"Telat dimarahi (tidak). Telat pargoy (iya). #pargoy," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Suara.com, Kamis (28/10/2021).
Dalam video, seorang guru sudah duduk di meja depan kelas. Di sampingnya, seorang siswa lelaki itu sedang berdiri karena terlambat masuk kelas.
Sang siswa itu tiba-tiba berjoget pargoy dengan luwes di depan kelas. Aksinya itu langsung membuat sejumlah teman-temannya tertawa ngakak.
Bahkan, guru yang duduk di depan kelas sampai menutup mulutnya karena tak kuasa menahan tawa. Sementara itu, sang siswa terus menggoyangkan tubuhnya dan tangannya.
Teman siswa itu lantas menjelaskan mengenai hukuman tersebut di kolom komentar. Ia mengatakan sang guru yang memberikan pilihan mau dihukum apa.
Sang teman mengatakan, siswa itu memutuskan untuk berjoget pargoy sebagai hukumannya. Ia lebih memilih berjoget ketimbang harus membersih-bersihkan kelas atau terkena hukuman lain.
Baca Juga: Viral Cewek Petugas SPBU dan Pemotor Ditabrak Mobil di Sampang
"Bapaknya kasih pilihan, terserah mau ngelakuin apa. Ya temen aku milihnya main TikTok, apa salah? Yang lain ada kok yang nyanyi dan pidato," jelas teman siswa tersebut.
Aksi siswa berjoget pargoy itu memang menjadi sorotan warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak, tetapi ada juga yang menganggap momen itu tidak pantas.
"Betul, hukuman dari guru itu beda-beda kok. Aku juga kadang disuruh nyanyi, baca puisi, dll," curhat warganet.
"Kalau aku dulu disuruh keliling lapangan biar kapok dan capek," kenang warganet.
"Oke fiks gue bakalan telat setiap hari," celutuk warganet.
"Keknya gurunya suka main TikTok," sahut warganet.
Berita Terkait
-
Viral Cewek Petugas SPBU dan Pemotor Ditabrak Mobil di Sampang
-
Nikah dengan Sahabat, Pengantin Tawar-tawaran Ciuman Saat Pemberkatan
-
Viral Pria Buang Kasur Jebol ke Laut, Netizen: Senang Banget Ngerusak Laut Ya?
-
Terpopuler: Chinatown SIngapura Tutup Akibat Pandemi hingga Ibu Wakilkan Wisuda
-
Bikin Nostalgia, Emak-emak Mengepel Pakai Ampas Kelapa, Lantai Auto Kinclong
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja
-
Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini
-
Ikuti Jejak Yaqut, Noel Mau Ajukan Tahanan Rumah ke KPK
-
Bikin Iri Donald Trump, Iran Izinkan Kapal Tanker Jepang Lewat Selat Hormuz