Suara.com - Peminjam uang kepada Kelurahan Duri Kepa, Sandra Komala Dewi mengungkapkan masih banyak orang lain yang bernasib sama sepertinya. Bahkan tiap peminjam dijanjikan uang tambahan atau bunga dari yang diberikan.
Jumlahnya, kata Sandra, berkisar puluhan sampai ratusan juta tiap orang. Peminjam terbanyak adalah ia sendiri sampai Rp264,5 juta dan ada satu lagi yang ia tahu mencapai angka sekitar Rp 200 juta.
Namun yang ia ketahui, kebanyakan dari mereka juga belum dibayarkan uangnya, termasuk dirinya dan orang lain yang meminjamkan sekitar Rp200 juta.
"Yang dipinjamkan uang itu bukan cuma saya. Jadi ada beberapa orang. tapi saya enggak mau ngangkat yang lain, maunya yang pribadi saya," ujar Sandra saat dikonfirmasi Suara.com, Jumat (29/10/2021).
Sandra sendiri juga dijanjikan bunga sebesar 10 persen dari uang Rp264,5 juta yang ia pinjamkan ke Kelurahan. Ia menyebut bunga itu merupakan tawaran dari pihak Kelurahan sendiri.
Ia menyebut peminjam lainnya bahkan sudah meminta bunga sebagai syarat peminjaman awalnya. Jumlahnya bunga berbeda-beda tergantung kesepakatan.
"Mereka janji Juli dibayar, saya dapat fee 10 persen. Saya mah enggak pernah minta, kalau saya dapat fee berarti mereka menghargai saya. Kalau korban yang lain malah minta," jelasnya.
Ia mengaku dari awal berani meminjamkan uang karena pengiriman uang lewat transfer atas nama Kelurahan Duri Kepa itu sendiri. Ia meyakini uangnya akan segera diganti oleh Kelurahan yang merupakan instansi pemerintah.
"Makanya kenapa saya berani karena memang nyangkutnya ke instansi pemerintahan, bukan nama lurahnya pak Marhali atau mbak Devi (Bendahara Kelurahan), bukan," pungkasnya.
Baca Juga: Kasus Kelurahan Duri Kepa Pinjam Uang ke Warga, DPRD DKI Minta Inspektorat Turun Tangan
Sebelumnya, seorang warga berinisial SKD melaporkan Lurah Duri Kepa, Marhali ke polisi. Alasannya, kantor Kelurahan itu diduga meminjam uang sebesar Rp264,5 juta kepada SKD.
Peminjaman itu diketahui dari surat pernyataan yang dibuat oleh Bendahara Kelurahan Duri Kepa, Devi Ambarsari. Dalam surat yang dibuat pada 27 Mei 2021 lalu itu, Devi menyatakan telah menerima uang sebesar Rp 264,5 juta dari SKD.
Uang tersebut bakal dipakai untuk keperluan Kelurahan Duri Kepa, yakni membayar honor RT/RW, dan utang-utang lainnya.
"Uang yang masuk ke Kelurahan Duri Kepa secara bertahap dan bukti transfer terlampir. Uang tersebut benar digunakan untuk keperluan Kelurahan Duri Kepa membayar honor RT/RW dan hutang-hutang atas nama Kelurahan Duri Kepa," demikian isi surat pernyataan tersebut, dikutip Kamis (28/10/2021).
Selanjutnya, Devi menyatakan uang tersebut nantinya akan dibayarkan oleh Kelurahan Duri Kepa dengan penambahan bunga sebesar 10 persen.
"Saya sama sekali tidak menerima uang tersebut untuk kepentingan pribadi saya," lanjut Devi pada poin ketiga suratnya.
Berita Terkait
-
Kasus Kelurahan Duri Kepa Pinjam Uang ke Warga, DPRD DKI Minta Inspektorat Turun Tangan
-
Kisruh Kelurahan Duri Kepa Pinjam Uang Warga Rp264,5 Juta, Wagub DKI: Selesaikan Baik-baik
-
Dituduh Gelapkan Uang, Lurah Duri Kepa Siap Dipanggil Polisi: Biar Terang-benderang
-
Pinjam Uang Warga Rp264,5 Juta, Bendahara Kelurahan Duri Kepa Sudah Sebulan Tak Ngantor
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029